Hai, ketemu lagi dengan saya di Anubis Room!

Inilah blog khusus bagi para penggemar:
->Anime ( kartun jepang )
->Manga ( komik jepang )
->Games ( Classic - newest console )
->J-pop/rock/anything
->How to draw comic/manga
->and all about japanese....


*WARNING!!*
This is NOT a DIARY BLOG!!
Bila anda mencari Blog Diary saya, silakan lacak di Friendster! Hope You'll find it by yourself! :)



So, sudah pada kenal saya kan? Nah, bagi yang sudah kenal, just skip this part, OK! Dan bagi yang belum, bolehlah simak profil di bawah ini:

ANUBIS PROFILE:

Nama: Chandra Martinez
Nick: Anubis-chan (the common one), Mokochan (di Kampus), Pitex (SD), Jiban (SMP), Beatles (SMU), Shinji Ikari (forum), dll.
Umur: Err....rahasia dong!
Hobby: Watch anime and reading Manga, Drawing, Reading, Cyber Surfin' , main game classic, etc.
Interest: Animanga, Art, Write a fiction story.
Contact me by:
> E-mail: anubis_chan@Yahoo.com
Fave Anime: Evangelion, .Hack//series, Gundam, Kanon, Trinity Blood, Naruto
Fave Manga/Comic: Chrno Crusade, FullMetal Alchemist, Eyeshield21, Salad Days, Harlem Beat.
Fave Game: Fatal Frame 2, Eretzvaju, Beatmania, Metal Gear, Lunar, dll.

Ehm..ehm...uhuk-uhuk lagi males bikin profile nih.........
Jadi sekian dulu perkenalan dari saya, dan selamat menyaksikan!!



>> Other Authors :
Those who also help me in this blog:


ANNISA FADILLA


Nama: Annisa Fadilla Yusuf
Nick: Nisa, Claudia, Kaede.
Umur: 3 tahun dibawah Anubis :)
Hobby: writing, drawing, eating, sleeping
Interest: shota!!!
Contact me by:
> E-mail: annisafyusuf@live.com
> MSN : Ask me!
Fave Anime: Summer Wars, Paprika, Spirited Away, Gunslinger Girl .
Fave Manga/Comic: NaBi, June The Little Queen, Platina, Beyond The Beyond, Fairy Tail, Bakuman, The Flower of The Deep Sleep, Sparkling Gingachou, Tonari no Anata .
Fave Game: Silent Hill 3, Final Fantasy XIII, The 3rd Birthday, Metroid: Other M, Kingdom Heart: Birth by Sleep

YOUREN


Nama: Rahma widhi A.P.
Nick: Youren, Ma, Rahma ( di SMK ), Macan Tutul( dari my uncle ), .
Umur: Satu tahun di bawah Annisa Fadilla
Hobby: Reading comic, swimming, main game, nonton tv
Interest: Anime+Manga, J-Pop, Kucing n Sejinisnya
Contact me by:
> E-mail: poizen_sw33t_girl@yahoo.com
rahma_widhi_3sk3@yahoo.com
> Friendster : sama dengan e-mail di atas
Fave Anime: HanterxHanter, Ragnarok Animation, NG Evangelion, Naruto, dll .
Fave Manga/Comic: Chrono Crusade, Chobits, Hack//The Legends of Twilight, CLAMP's Manga's, DN-Angel, dll(sesuai selera hati).
Fave Game: Final Fantasy (All Series), Suikoden (All Series), Anywhere.

Nah, bagi anda yang mau juga bergabung maupun ingin menyumbangkan artikel/info disini, silakan kirim e-mail ke saya di anubis_chan@yahoo.com.
We'll be waiting 4 U! :)



Oh iya, bagi yang sudah kesini, tolong isi Message-board di bawah ini ya! Terserah mau dikasih saran, pesan, unek-unek,dll. Asal jangan terlalu sarkastis, muluk-muluk, dan berbau SARA. Request artikel ataupun alamat web juga bisa, OK!

MESSAGE-BOARD:
   

<< January 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nah, monggo pinarak rumiyin! Silakan duduk-duduk, melihat-lihat, dll. Anggap aja rumah sendiri, asal jangan lupa rumah punya sendiri aja, ntar kapan pulangnya... hehehe.......:P



Anda adalah pengunjung ke :
Website counter Sejak Juli 2010

**STOP PRESS!!**
Perhatikan Counter di atas! Apabila anda adalah pengunjung ke 10.000. Segeralah melapor / e-mail ke anubis_chan@yahoo.com dengan menyertakan alamat e-mail anda dan bukti berupa screen-capture counter diatas. Akan ada hadiah menarik untuk anda! :)


Selamat kepada Saphire Diablo yang pernah beruntung menjadi pengunjung ke-10.000 periode 2011 dengan bukti fotonya. Pemenang berhak memperoleh hadiah istimewa dari kami. Sekali lagi, selamat!!

->>Fave Forum Links<<-


HOTGAME ONLINE.com

RAGNAFILIA.com

GAMEINDO.com

ANIMEINDO.com

WINTER PARADIXE

V.G.INDO

KAFEGAUL

ANIMINDO


->> Fave List Links <<-







Affilates :



->>The Old MENU<<-

+ANIME
-Evangelion: REbuild
-Chobits
-GANTZ
-Samurai Champloo
-Ragnarok Animation
-Wolf's Rain
-Last Exile
-Onegai TWIN!
-Scryed
-Evangelion
-Cardcaptor Sakura
-Kenshin / SamuraiX
-Gundam Wing
-Inuyasha
-You're Under Arrest
-Macross Zero
-Tokimeki Memorial OVA
-Sakura Wars

+MANGA
-Yakitate! JAPAN
-ARIA
-Hikaru no Go
-+Anima
-Detective CONAN
-Shonen MAGZ
-MONSTER
-Chrno Crusade
-Salad Days
-Harlem Beat

+MOVIES
-FFVII: Advent Children *HOT*
-Casshern
-Azumi

+TOKUSATSU
-Kamen Rider RYUKI

+GAMES
-Nanaca Crash!
-Photography Games
-Haunting Ground
-Isaku & The House
-Final Fantasy XIII
-NintenDogs
-Densha de GO!
-Love Hina Advance
-Fatal Frame III
-Hikaru no Go 2 (GBA)
-Fatal Frame II (close-up)
-Ghost in The Shell
-Chaos Legion
-Ragnarok Online
-Fatal Frame II
-Valkyrie Profile
-Eretzvaju
-Metal Gear Solid
-Beat Mania
-Ridge Racer Type-4

+CLASSIC GAMES
-Ninja Ryukenden Trilogy
-Assault Suit Valken
-Clock Tower : First Fear
-Datach : Dragonball Z WFT
-Tales Of Phantasia
-Sailor Moon R
-Tokimeki Memorial
-Chrono Trigger
-Metal Warrior
-Shinobi III
-Breath of Fire II
-Conquest Palace
-Dragonball III

+ARTISTS
- Tomiko Van (DAI)
- Yukie "SADAKO" Nakama

+SING WITH ME!
-Depend on You (Thousand Arms)
-Fukai Mori (Inuyasha)
-Beautiful (.Hack//DUST)
-I am (Inuyasha)
-Soul Refrain (Evangelion)
-4th Avenue Cave (Kenshin)
-Pure Snow (Himikoden)
-Duvet (S.E.Lain)

+MISCELLANOUS
-Yakitate Japan receipe
-Top 4 game composers
-FFVII goes to Trans7
-ANUBIS-blog in HOTGAME Magz
-Deathnote Book Merchandise
-Machiko's Workshop
-NintenDolie!
-NINTENDO -DS
-DDR fight the Autism!!
-Parade Anime TransTV!
-Animonster #62


->>Our Friends<<-
::Miss OMG (Ann)::
::Forsecaworks::
::Axblue (Ever)::
::AnnisaFadilla::
::Yaya666::
::Edi PS2::
::Chiw::
::SSigilipoe::
::Gitablu::
::Widodo::
::Terapi Komik::
::BloGombal-2::
::FujiwaraYuuki::
::Waiku::
::BloGombal::
::Sasqo-chan::
::Yamapink::
::Ecchan::
::Annisa::
::Arantoe::
::IndoAnime::
::HiguRashi::
::Xiaoyu::
::Aoi-chan::
::Leadz::
::Zel::

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, October 07, 2005
Classic Game #9

Pernahkah anda merasakan bagaimana rasanya dikejar-kejar oleh sosok misterius yang selalu berusaha membunuh anda? Atau pernahkah anda merasakan bagaimana rasanya terjebak di dalam sebuah tempat misterius hingga tidak dapat keluar lagi? Bila anda belum pernah dan penasaran ingin  mencoba merasakannya tanpa resiko, silakan cicipi game yang satu ini! = )
_______________________

CLOCK TOWER ~The First Fear~
1994, 1996 - Human Entertainment.

Horror Novel? Nope, it's a GAME!
Clock Tower terlahir dari hasil kreativitas HUMAN, sebuah Developer dari negeri sakura yang namanya entah kenapa tidak begitu dikenal belakangan ini. Pertama kali di-release pada tahun 1995 untuk console Super Famicom / SNES, Clock Tower ~The First Fear~ berhasil mengangkat genre Horror-Thriller kedalam dunia game dengan sempurna. Dengan menggunakan gameplay ala point-and-click, game ini memang sempat booming di negara asalnya itu. Tapi sayangnya, game yang sempat di-remake kedalam format PlayStation tersebut ternyata tidak berhasil menembus pasaran Eropa maupun Amerika karena dianggap memiliki unsur violence yang cukup eksplisit didalamnya (padahal seperti yang kita tahu, game semacam Mortal Kombat ataupun Road Race justru jauh lebih sadis ketimbang game ini). Untungnya sesaat setelah emulator mulai menjamur diantara para gamer PC, game ini mulai dikenal di kalangan umum dan akhirnya diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh para fansnya sendiri.

Clock Tower ~The First Fear~ berkisah mengenai seorang gadis yatim piatu bernama Jennifer yang terpaksa tinggal di panti asuhan karena kehilangan kedua orangtuanya. Ibunya meninggal ketika ia masih kecil, sedangkan ayahnya yang bekerja sebagai dokter dikabarkan hilang tanpa sebab. Akhirnya bersama-sama dengan beberapa orang saudara angkatnya (Lotte, Anna & Laura), Jennifer diadopsi oleh seorang pria kaya bernama Simon Barrows, pemilik sebuah rumah mewah yang terletak di tengah hutan dan seringkali dijuluki sebagai "Clock Tower" - Disebut demikian karena rumah itu memang memiliki menara jam kuno di bagian atapnya.

Look.... That's the famous Clock Tower!


Memang pada awalnya Jennifer merasa senang karena ia bisa merasakan kembali bagaimana hangatnya sebuah keluarga yang telah lama ia idamkan di sana. Namun sejak Jennifer menginjakkan kaki di rumah tersebut, berbagai hal aneh mulai terjadi. Satu-persatu penghuni rumah itu tiba-tiba menghilang tanpa sebab yang jelas. Dan yang paling mengejutkan lagi, ternyata Jennifer harus mengadapi berbagai macam terror menyeramkan yang bersembunyi dan terus mengawasinya didalam rumah tersebut....


More luxury.... more creepy....
   What kind of children who live in this room....?
Plot yang sederhana dan terlalu familiar? Ya, mungkin itulah salah satu kelemahan dari game ini. Tapi untungnya hal itu dapat diimbangi dengan gameplay dan graphic-nya yang menarik. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, game ini menggunakan sistem permainan click-and-move, dimana kita akan mengontrol permainan dengan sebuah cursor mouse yang berguna untuk menggerakkan karakter maupun memeriksa setiap objek yang ada di sekitarnya. Tentu saja game ini akan lebih terasa interaktif daripada sekedar menonton film horror biasa, karena tongkat kendali tokoh utama ada pada kita sebagai pemain.  Asal tahu saja, game ini juga memiliki segudang puzzle yang menunggu untuk dipecahkan di sepanjang permainan. Jadi saya sarankan jangan sampai lupa untuk mempersiapkan kepala anda sebelum berpusing-pusing ria menghadapi teka-teki dalam game ini. :P

Selain memberikan banyak efek mengejutkan di tengah-tengah permainan,  Human juga sudah menyiapkan tokoh antagonis yang cukup 'seram' berupa seorang anak kecil bernama Bobby (The ScissorsHand) yang memiliki wajah buruk rupa dan selalu membawa sebuah Gunting raksasa di tangannya. Terdengar konyol? Mungkin anda akan berhenti tertawa setelah berhadapan dengannya nanti.

Hiding in the Bathroom? It's a BIG MISTAKE!!   My new family.... are DEAD.
Berbeda dengan musuh dalam game horror kebanyakan, Artifical Intelligence (AI) dalam game ini bisa dibilang cukup tinggi. Pernah suatu kali saya berhadapan dengan si "Scissors Hand" Bobby ini. Dan berhubung Jennifer memang tidak bisa menggunakan senjata apapun (she's not Lara Croft, damnit!), terpaksa saya hanya bisa menyuruhnya berlari untuk mencari tempat persembunyian. Beruntung saat itu saya menemukan sebuah kamar mandi yang bisa dikunci secara otomatis dari dalam, dan akhirnya Jennifer berhasil lolos dari kejaran bocah sinting itu dengan bersembunyi disana. Tapi setelah keesokan harinya saya mencoba memainkan lagi game ini dari awal, ternyata tekniknya sudah berubah. Coba tebak apa yang terjadi ketika saya menggunakan metode yang sama di dalam kamar mandi? Mendadak si bocah &%$#@* itu MENDOBRAK pintu WC itu dengan gunting raksasanya dan sukses mengakhiri riwayat Jennifer. Sejak saat itulah saya kapok meremehkan lagi AI musuh dalam game ini.

Keunggulan lain dari game ini adalah
Reply Value-nya yang cukup tinggi. Saya yakin para gamers tidak akan puas hanya dengan menamatkan game ini satu kali saja. Kenapa? Karena ternyata game ini memiliki 8 ending sekaligus, plus bonus satu Special Ending (isn't that too much?). Perbedaan ending-ending tersebut biasanya dipengaruhi oleh apa yang telah kamu lakukan di sepanjang permainan. Bahkan hal-hal kecil seperti menyelamatkan seekor binatang yang terkurung, membaca buku / kertas catatan, hingga mengambil peralatan yang ada pun ikut berpengaruh besar terhadap akhir cerita yang akan kamu dapat. Karena itulah, memainkan game ini secara berulang-ulang mutlak diperlukan demi melengkapi cerita dan koleksi ending yang ada. Belum lagi ditambah dengan environment-nya yang selalu berubah setiap kali kita memainkan kembali game ini dari awal. Seperti letak item tersembunyi sampai dengan posisi urut-urutan kamar yang terus berganti-ganti, praktis akan memaksa para pemain untuk tetap terus mencoba menjelajahi seluruh sudut rumah walaupun mereka sudah membaca buku panduan bermain / walkthrough sekalipun.

I dont mind if he already became skull, because he is...   Since when water from the bathroom becomes RED?

Aspek kedua yang tidak kalah seram tentunya adalah Grafis. Grafis dalam game Clock Tower ini bisa dibilang lumayan bagus untuk ukuran game 16-bit, lengkap dengan
animation-sprite nya yang cukup mulus, penggambaran background dan environment yang detil sekaligus menyeramkan, serta pemilihan warna yang enak dipandang (khusus untuk versi Playstation juga memiliki tambahan beberapa FMV). Tidak lupa, game ini juga menyertakan beberapa illustrasi ala gambar foto yang tidak kalah suram dengan gamenya. Supaya karakter yang dibuat lebih terasa hidup lagi, Human Entertainment juga sudah mempersiapkan illustrasi wajah para karakter dalam game ini dengan berbagai macam ekspresi, terutama wajah Jennifer sebagai tokoh utama. Illustrasi ini nantinya akan sangat berguna untuk mendeteksi kondisi yang dialami oleh sang tokoh utama. Ambil contoh saat Jennifer mulai kehabisan tenaga, maka kita bisa melihat perubaha ekspresi wajahnya (terletak di kotak bagian kiri-bawah layar) yang terlihat kelelahan. Hal yang terasa lebih kreatif dan inovatif daripada sekedar menggunakan life-meter bar yang sudah terlalu sering digunakan di game lain bukan? ^^

The Horrible Tower

Melangkah ke aspek Audio, game ini memiliki keunggulan dalam hal Sound Effect-nya. Suara jeritan, benda yang jatuh mendadak, maupun gema langkah kaki dijamin akan senantiasa "mengganggu" mental anda di sepanjang permainan. Oh ya, game ini juga sudah men-support suara stereo secara efektif. Jika tidak percaya, silakan buktikan lewat suara langkah kaki tokoh utama ketika berjalan di sisi kiri dan sisi kanan layar ruangan. Apakah anda bisa merasakan perbedaanya? Begitu juga saat musuh datang dari arah kiri ataupun kanan anda. Bisakah anda merasakannya dengan telinga anda?

Sayangnya keunggulan suara stereo ini terpaksa ditepis oleh kualitas musiknya yang terasa monoton, karena lagu yang dipakai hanya lagu yang itu-itu saja dan hanya aransemennya saja yang dirubah-rubah. Swear, saya rasanya sampai mual setiap kali mendengar lagu adegan kejar-kejaran dalam game ini. 

Story : 7.5
Graphic : 8.0
Sound : 8.0
Control : 7.0
Gameplay & Reply Value :
8.5
Overall: 8.0

Rating 13+
Walaupun adegan berdarah dan unsur violence banyak yang dihilangkan dalam game Clock Tower versi SNES / Super Famicom, tapi bagaimanapun juga cerita horror - thriller toh memang agak sulit dilepaskan dari yang namanya pembunuhan dan kematian. Jadi jangan heran kalau game ini pada akhirnya tetap saja dikhususkan untuk kalangan remaja hingga dewasa. Dan mohon diingat, game ini tidak baik bagi penderita jantung!

*Links :
>> Download SNES Emulator :
HERE
>> Download Clock Tower (Translated) ROM :
HERE ( 16.5MB )
>> Download English Patch : HERE

NB:
Bila anda merasa Clock Tower belum begitu seram, silakan coba flash game berikut ini : http://members.thai.net/sinthai/room.htm


Posted at 10:03 am by Chandra Martinez
Ada (1) orang sudah reply!  

Saturday, July 16, 2005
Movie Today #2

CASSHERN ( Shinzou Ningen Casshern )
2004 - Toho / Tatsunoko Production

"Once upon a time, we believed in a guardian spirit named 'Casshern'. Maybe that's why we lived in peace and prospered for many years... "

Seperti yang kita tahu, rupanya sekarang Amerika sedang gandrung mengangkat movie dari kisah komik atau kartun. Sebut saja yang sudah keluar saat ini: Spider Man, Daredevil, Punisher, Hulk, Batman, Catwoman, Fantastic Four, dan masih banyak lagi. Nah, rupanya di Jepang sana juga nggak mau kalah dengan para kreator movie dari negeri paman sam itu. Mereka juga sudah mulai menerapkan sistem yang sama. Ditandai dengan movie Red Shadow yang diangkat dari film kartun klasik "Kamen no Ninja Akakage" (pernah ditayangkan juga di Indo dengan judul Ninja Bayang Merah) pada awal millenium lalu, kemudian disusul dengan Azumi yang baru saja dibahas di blog ini beberapa bulan kemarin, lalu ada juga film konyol Cutey Honey buatan Gainax, Evangelion Live Action (yang nggak kedengaran lagi gimana kabarnya), Sailor Moon Drama Live Action, Casshern, hingga yang terbaru saat ini yaitu Devilman. Nah, kali ini saya ingin mengulas salah satu movie diatas yang membuat saya tertarik karena dibuat benar-benar berbeda dengan versi kartunnya : Casshern. 

Kisah Casshern mengambil setting dunia di masa depan, dimana bumi ini sudah tercemar dan dipenuhi oleh mesin-mesin pabrik yang banyak menyebarkan limbah. Belum lagi efek akibat sisa-sisa perang nuklir yang baru saja terjadi beberapa tahun sebelumnya, akibatnya banyak bermunculan penyakit-penyakit baru yang menyerang kaum manusia dan semakin sulit dicari pengobatannya. Di saat genting itu, tersebutlah seorang ilmuwan bernama Dr. Kazuma Higashi. Ia mengajukan sebuah penemuan bernama "Neo-cell" yang memungkinkan manusia mengganti organ tubuhnya yang rusak dan bahkan mampu membentuk manusia baru secara jasmani karena sel tersebut juga memiliki kemampuan regenerasi yang hebat.

Walaupun pada awalnya ditentang karena memakan biaya besar dan juga mengandung unsur SARA seperti halnya kloning, namun ternyata pihak militer tertarik dengan hal tersebut. Akhirnya mereka pun menyetujui penemuan Dr. Kazuma dan memberikannya fasilitas untuk memulai eksperimennya. Padahal dibalik eksperimen tersebut, sebenarnya tujuan Dr. Kazuma menyempurnakan penemuannya itu adalah untuk menolong istrinya yang saat ini juga sedang diserang wabah penyakit misterius hingga hampir buta.... oops, Spoiler! Mari kita lompat saja ke cerita berikutnya. :P

    

Di lain tempat, seorang pemuda bernama Tetsuya Higashi tengah berjuang dalam perang Eurasia untuk memperjuangkan negaranya. Sebenarnya Tetsuya adalah putra dari Dr.Kazuma, dan sebagai salah satu dari kaum bangsawan, sebenarnya dia juga terbebas dari wajib militer yang digalakkan di negara tersebut. Tapi karena sifat egonya dan perbedaan paham antara dia dan ayahnya, akhirnya ia mengajukan diri untuk ikut berperang, padahal ia baru saja menikah dengan seorang gadis bernama Luna.

Sayang, sesaat setelah perang sudah berakhir dan kemerdekaan telah diraih, Tetsuya malah terbunuh karena menolong seorang bayi dari ledakan granat di medan perang. Tidak rela dengan kematian putranya, Dr. Kazuma akhirnya menggunakan eksperimen "Neo-cell"-nya untuk menghidupkan kembali Tetsuya. Walaupun pada akhirnya Tetsuya dapat hidup kembali, namun karena hampir seluruh organ tubuhnya sudah rusak parah, akhirnya Dr. Kazuma menyerahkan Tetsuya kepada rekannya, Dr.Uesugi (ayah Luna) untuk 'disempurnakan', karena kebetulan Dr. Uesugi  juga sedang mengadakan eksperimen mengenai Humanoid. 

  

Keadaan semakin rumit ketika percobaan yang dilakukan oleh Dr. Kazuma hampir selesai, tiba-tiba saja terjadi sebuah kecelakaan yang menyebabkan Neo-cell yang diciptakan olehnya membentuk para manusia baru bernama "Neo-sapien" (Jinzou Ningen). Tentunya kehadiran para Neo-sapiens ini dianggap ancaman oleh pihak militer, karena selain kemampuan mereka lebih tinggi dibandingkan manusia, apabila mereka berhasil bersatu dan berkembang biak maka keberadaan manusia akan terancam. Oleh karena itu, pihak militer segera mengambil alih eksperimen Dr. Kazuma dan membantai semua Neo-sapien yang ada, hingga hanya sedikit dari Neo-sapiens yang selamat dari kejadian tersebut. Akhirnya Neo-sapiens yang berhasil lolos mengungsi ke suatu tempat dan menyusun rencana pembalasan dendam terhadap pembantaian kaum mereka. Dengan teknologi robot yang kebetulan mereka temukan di suatu tempat buangan, akhirnya Neo-sapiens mulai menginvasi manusia.

    

Dan seperti yang bisa ditebak kemudian, jagoan pun datang dan menolong di saat genting. Sesaat sebelum Neo-sapiens berhasil menguasai dunia, tiba-tiba usaha mereka terhalang oleh seorang Super Hero yang muncul dan memiliki kemampuan yang sama dengan mereka. Super Hero yang baru saja bangkit dari kematian, super hero yang kini memiliki tubuh Humanoid, Neo-cell, dan juga pengalaman serta kemampuan berperang yang hebat. Dialah Tetsuya, yang kini telah berubah menjadi..... sang CASSHERN.

Movie Casshern sebenarnya diangkat dari serial animasi berjudul sama yang diputar pada tahun 1973 oleh Tatsunoko Production, sebuah perusahaan animasi yang pernah juga terkenal lewat film kartun klasik seperti Polimar dan Gatchaman (pernah diputar di TVRI dengan judul G-Force). Movie ini direlease pada bulan Mei 2004 dan merupakan salah satu Movie unggulan di Jepang sana, menyaingi Movie "DevilMan" yang direlease pada tahun yang sama. Movie ini kebetulan juga disutradarai oleh seorang pendatang dalam dunia movie yang sebelumnya lebih sering bekerja sebagai fotografer dan video-clip designer. Who is he? Beliau adalah Iriya Kazuaki, yang ternyata juga merupakan suami dari Diva R&B Jepang : Utada Hikaru (jadi jangan heran kalau soundtrack movie ini dinyanyikan oleh Hikki juga). Selain itu, film ini juga dibintangi oleh wajah-wajah yang mampu menarik perhatian para ABG cewek maupun cowok, terutama pemeran kedua tokoh utama yaitu Yusuke Iseya (Tetsuya / Casshern) dan Kumiko Aso (Luna). Bahkan menurut kabarnya sih, Toho sampai-sampai berani merombak rencana design Casshern original dengan membuang helm khas Casshern, supaya wajah sang tokoh utama bisa lebih banyak diexploitasi lewat layar kamera. :P

    

Namun walaupun ceritanya sedikit mengundang kontroversi dan tidak begitu disukai oleh orang awam karena terlalu rumit, Casshern tetap memiliki sisi keunggulan sendiri dimana banyak terkandung sisi Filosofi dan perjuangan hidup. Apalagi dengan design settingnya yang khas dan dibuat seakan-akan dunia seperti kembali pada tahun 70-an. Dimana selain teknologi, banyak sekali benda-benda kuno seperti mobil, proyektor, lokomotif, radio, gramaphone, dan mesin ketik yang digunakan kembali. Bahkan bentuk para robot dalam movie ini juga di-design seklasik mungkin dengan teknologi uap. Coba bandingkan dengan versi animenya. Unik bukan? Padahal setelah ditelusuri, ternyata movie ini lebih banyak mengandalkan teknik Blue-screen daripada Computer Graphic-nya sendiri. 

       

Tapi bagaimanapun juga saya tetap menggolongkan movie ini dalam kategori film agak "mengecewakan", karena bobot cerita dalam film ini tidak diimbangi dengan jumlah adegan action yang memuaskan. Padahal menurut saya, adegan action dalam film ini sudah lumayan hebat. Satu-satunya adegan paling memukau bagi saya hanyalah pada saat Casshern bertempur melawan sekumpulan robot di tengah kota. Selebihnya, saya akan langsung mematikan player dan menggantinya dengan film lain yang lebih ringan.

Story : 7.5
Graphic : 9.0
Character Design : 8.5
Music : 7.5
Overall : 8.0

Rating +18 ( delapan belas tahun keatas )
Cerita yang terlampau rumit, bahkan untuk orang dewasa sekalipun menjadi penghalang besar dalam menikmati film ini. Selain itu movie ini juga mengandung kekerasan, terutama adegan tubuh yang tertusuk oleh senjata hingga tembus, dan itupun tidak hanya satu atau dua kali dalam keseluruhan film... Endingnya bisa dibilang sukar dipahami, walaupun kalau anda berhasil menemukan maksudnya pasti anda akan berpuas hati. Musiknya ( selain musik dalam pertarungan dan ending theme ) pun terdengar monoton dan diulang-ulang. Dengan alur cerita yang sangat lambat dan terlalu banyak dialog, saya ragu penonton mampu bertahan di kursinya sebelum credit title mulai berputar.

Kunjungi juga official websitenya di : www.casshern.com


Posted at 01:28 pm by Chandra Martinez
Ada (2) orang sudah reply!  

Next Page