Hai, ketemu lagi dengan saya di Anubis Room!

Inilah blog khusus bagi para penggemar:
->Anime ( kartun jepang )
->Manga ( komik jepang )
->Games ( Classic - newest console )
->J-pop/rock/anything
->How to draw comic/manga
->and all about japanese....


*WARNING!!*
This is NOT a DIARY BLOG!!
Bila anda mencari Blog Diary saya, silakan lacak di Friendster! Hope You'll find it by yourself! :)



So, sudah pada kenal saya kan? Nah, bagi yang sudah kenal, just skip this part, OK! Dan bagi yang belum, bolehlah simak profil di bawah ini:

ANUBIS PROFILE:

Nama: Chandra Martinez
Nick: Anubis-chan (the common one), Mokochan (di Kampus), Pitex (SD), Jiban (SMP), Beatles (SMU), Shinji Ikari (forum), dll.
Umur: Err....rahasia dong!
Hobby: Watch anime and reading Manga, Drawing, Reading, Cyber Surfin' , main game classic, etc.
Interest: Animanga, Art, Write a fiction story.
Contact me by:
> E-mail: anubis_chan@Yahoo.com
Fave Anime: Evangelion, .Hack//series, Gundam, Kanon, Trinity Blood, Naruto
Fave Manga/Comic: Chrno Crusade, FullMetal Alchemist, Eyeshield21, Salad Days, Harlem Beat.
Fave Game: Fatal Frame 2, Eretzvaju, Beatmania, Metal Gear, Lunar, dll.

Ehm..ehm...uhuk-uhuk lagi males bikin profile nih.........
Jadi sekian dulu perkenalan dari saya, dan selamat menyaksikan!!



>> Other Authors :
Those who also help me in this blog:


ANNISA FADILLA


Nama: Annisa Fadilla Yusuf
Nick: Nisa, Claudia, Kaede.
Umur: 3 tahun dibawah Anubis :)
Hobby: writing, drawing, eating, sleeping
Interest: shota!!!
Contact me by:
> E-mail: annisafyusuf@live.com
> MSN : Ask me!
Fave Anime: Summer Wars, Paprika, Spirited Away, Gunslinger Girl .
Fave Manga/Comic: NaBi, June The Little Queen, Platina, Beyond The Beyond, Fairy Tail, Bakuman, The Flower of The Deep Sleep, Sparkling Gingachou, Tonari no Anata .
Fave Game: Silent Hill 3, Final Fantasy XIII, The 3rd Birthday, Metroid: Other M, Kingdom Heart: Birth by Sleep

YOUREN


Nama: Rahma widhi A.P.
Nick: Youren, Ma, Rahma ( di SMK ), Macan Tutul( dari my uncle ), .
Umur: Satu tahun di bawah Annisa Fadilla
Hobby: Reading comic, swimming, main game, nonton tv
Interest: Anime+Manga, J-Pop, Kucing n Sejinisnya
Contact me by:
> E-mail: poizen_sw33t_girl@yahoo.com
rahma_widhi_3sk3@yahoo.com
> Friendster : sama dengan e-mail di atas
Fave Anime: HanterxHanter, Ragnarok Animation, NG Evangelion, Naruto, dll .
Fave Manga/Comic: Chrono Crusade, Chobits, Hack//The Legends of Twilight, CLAMP's Manga's, DN-Angel, dll(sesuai selera hati).
Fave Game: Final Fantasy (All Series), Suikoden (All Series), Anywhere.

Nah, bagi anda yang mau juga bergabung maupun ingin menyumbangkan artikel/info disini, silakan kirim e-mail ke saya di anubis_chan@yahoo.com.
We'll be waiting 4 U! :)



Oh iya, bagi yang sudah kesini, tolong isi Message-board di bawah ini ya! Terserah mau dikasih saran, pesan, unek-unek,dll. Asal jangan terlalu sarkastis, muluk-muluk, dan berbau SARA. Request artikel ataupun alamat web juga bisa, OK!

MESSAGE-BOARD:
   

<< January 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Nah, monggo pinarak rumiyin! Silakan duduk-duduk, melihat-lihat, dll. Anggap aja rumah sendiri, asal jangan lupa rumah punya sendiri aja, ntar kapan pulangnya... hehehe.......:P



Anda adalah pengunjung ke :
Website counter Sejak Juli 2010

**STOP PRESS!!**
Perhatikan Counter di atas! Apabila anda adalah pengunjung ke 10.000. Segeralah melapor / e-mail ke anubis_chan@yahoo.com dengan menyertakan alamat e-mail anda dan bukti berupa screen-capture counter diatas. Akan ada hadiah menarik untuk anda! :)


Selamat kepada Saphire Diablo yang pernah beruntung menjadi pengunjung ke-10.000 periode 2011 dengan bukti fotonya. Pemenang berhak memperoleh hadiah istimewa dari kami. Sekali lagi, selamat!!

->>Fave Forum Links<<-


HOTGAME ONLINE.com

RAGNAFILIA.com

GAMEINDO.com

ANIMEINDO.com

WINTER PARADIXE

V.G.INDO

KAFEGAUL

ANIMINDO


->> Fave List Links <<-







Affilates :



->>The Old MENU<<-

+ANIME
-Evangelion: REbuild
-Chobits
-GANTZ
-Samurai Champloo
-Ragnarok Animation
-Wolf's Rain
-Last Exile
-Onegai TWIN!
-Scryed
-Evangelion
-Cardcaptor Sakura
-Kenshin / SamuraiX
-Gundam Wing
-Inuyasha
-You're Under Arrest
-Macross Zero
-Tokimeki Memorial OVA
-Sakura Wars

+MANGA
-Yakitate! JAPAN
-ARIA
-Hikaru no Go
-+Anima
-Detective CONAN
-Shonen MAGZ
-MONSTER
-Chrno Crusade
-Salad Days
-Harlem Beat

+MOVIES
-FFVII: Advent Children *HOT*
-Casshern
-Azumi

+TOKUSATSU
-Kamen Rider RYUKI

+GAMES
-Nanaca Crash!
-Photography Games
-Haunting Ground
-Isaku & The House
-Final Fantasy XIII
-NintenDogs
-Densha de GO!
-Love Hina Advance
-Fatal Frame III
-Hikaru no Go 2 (GBA)
-Fatal Frame II (close-up)
-Ghost in The Shell
-Chaos Legion
-Ragnarok Online
-Fatal Frame II
-Valkyrie Profile
-Eretzvaju
-Metal Gear Solid
-Beat Mania
-Ridge Racer Type-4

+CLASSIC GAMES
-Ninja Ryukenden Trilogy
-Assault Suit Valken
-Clock Tower : First Fear
-Datach : Dragonball Z WFT
-Tales Of Phantasia
-Sailor Moon R
-Tokimeki Memorial
-Chrono Trigger
-Metal Warrior
-Shinobi III
-Breath of Fire II
-Conquest Palace
-Dragonball III

+ARTISTS
- Tomiko Van (DAI)
- Yukie "SADAKO" Nakama

+SING WITH ME!
-Depend on You (Thousand Arms)
-Fukai Mori (Inuyasha)
-Beautiful (.Hack//DUST)
-I am (Inuyasha)
-Soul Refrain (Evangelion)
-4th Avenue Cave (Kenshin)
-Pure Snow (Himikoden)
-Duvet (S.E.Lain)

+MISCELLANOUS
-Yakitate Japan receipe
-Top 4 game composers
-FFVII goes to Trans7
-ANUBIS-blog in HOTGAME Magz
-Deathnote Book Merchandise
-Machiko's Workshop
-NintenDolie!
-NINTENDO -DS
-DDR fight the Autism!!
-Parade Anime TransTV!
-Animonster #62


->>Our Friends<<-
::Miss OMG (Ann)::
::Forsecaworks::
::Axblue (Ever)::
::AnnisaFadilla::
::Yaya666::
::Edi PS2::
::Chiw::
::SSigilipoe::
::Gitablu::
::Widodo::
::Terapi Komik::
::BloGombal-2::
::FujiwaraYuuki::
::Waiku::
::BloGombal::
::Sasqo-chan::
::Yamapink::
::Ecchan::
::Annisa::
::Arantoe::
::IndoAnime::
::HiguRashi::
::Xiaoyu::
::Aoi-chan::
::Leadz::
::Zel::

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Saturday, November 05, 2005
Movie Today #3

FINAL FANTASY VII: ADVENT CHILDREN
2005 - Square-Enix.

Finally! Setelah tertunda sekian lama, akhirnya movie yang telah ditunggu-tunggu oleh para fans setia Final Fantasy muncul juga pada bulan September 2005 lalu. Movie apalagi yang dimaksud kalau bukan proyek yang sempat di-delay sejak akhir tahun 2004 lalu, yaitu Final Fantasy VII : Advent Children.

Final Fantasy VII The Movie, The dream comes true!!

Sesuai dengan judulnya, Final Fantasy VII :  Advent ChildrenFFAC) adalah movie yang diangkat dari game Final Fantasy VII yang sempat booming dan menarik banyak penggemar pada masa kejayaan PSOne itu, bahkan banyak gamer senior yang mengakui kalau mereka menyukai game bergenre RPG bermula gara-gara game ini. Lantas kenapa harus seri ke-VII? Bukankah masih banyak seri Final Fantasy lain yang juga tidak kalah menarik dengan Final Fantasy yang satu ini? Keputusan Squaresoft tersebut cukup beralasan, karena berdasarkan polling yang diadakan oleh pihak Square pada tahun 2002 lalu mengenai seri Final Fantasy manakah yang paling digemari oleh para konsumen FF, ternyata hampir 50% dari para peserta polling tersebut menjawab Final Fantasy ke-VII! Dengan dasar itulah, Square-Enix tanpa ragu lagi memutuskan untuk menjadikan game ini sebagai landasan proyek Movie Final Fantasy berikutnya. (selanjutnya saya singkat menjadi

Setting cerita FFAC diambil 2 tahun setelah pertarungan antara Cloud dan Sephiroth berakhir. Dalam movie ini, dunia telah damai kembali dan para tokoh-tokoh kita pun mulai menjalani kehidupan seperti halnya manusia biasa. Cloud Strife bekerja sebagai seorang Delivery Service bersama Tifa Lockheart, sekaligus mengasuh anak-anak yatim piatu. Barret bekerja di sebuah perusahaan pengeboran minyak untuk mencari energi alternatif pengganti Mako, Vincent masih berkelana sendiri secara misterius, Red XIII ( Nanaki ) kini memiliki 2 orang anak(?), Cid masih suka merakit mesin, dan Yuffie yang masih tetap enerjik dan kekanak-kanakan seperti biasanya.

The deadly disease in the peaceful crowd   LR : Yazoo, Kadaj, Loz

Namun ditengah suasana damai tersebut, rupanya masalah masih senantiasa mengganggu. Geostigma (Seikon-Shoukougun), sebuah penyakit misterius yang masih belum ditemukan penyembuhannya mulai mewabah dan menyerang para penduduk kota. Bahkan sang jagoan utama kita, Cloud pun ikut terkena penyakit tersebut. Belum selesai masalah penyakit  melanda, muncul kelompok misterius yang mendadak menyerang Cloud dan kawan-kawan. Kelompok tersebut terdiri dari Yazoo, pemuda berambut panjang yang memiliki senjata kesayangan berupa pistol panjang yang bisa digunakan juga sebagai pedang (Gunblade? ^_^). Ada juga Loz, cowok kekar yang bersenjatakan sebuah Electric-Knuckle di tangan kirinya dan mampu bergerak cepat dalam sekejap. Dan yang terakhir adalah Kadaj, tokoh bersenjatakan Double-Katana yang tampaknya secara tidak langsung memiliki hubungan khusus dengan Sephiroth. Ketiga orang tersebut ternyata mencoba mendapatkan kembali benda yang mereka sebut-sebut sebagai "Mother" (Ookasan"Reunion". Benda apakah yang sebenarnya diinginkan oleh mereka? Lalu apa yang mereka maksud dengan "Reunion"? Dan dari manakah penyakit misterius itu berasal? Kalau saya lanjutkan lagi review ini, pasti bakal jadi SPOILER. So, sebaiknya anda tonton sendiri saja movie ini. :P
or whatever it is...) untuk digunakan dalam

Marlene & Tifa   Panasonic P900iV? Cool, Cloud, Cool....

Bagi para penggemar Final Fantasy, terutama yang sudah memainkan gamenya, movie ini tentunya menjadi film yang wajib ditonton dan tidak boleh dilewatkan begitu saja, karena dalam movie ini anda bisa menyaksikan tokoh-tokoh yang pernah anda mainkan dalam versi game kembali beraksi dengan penampilan yang lebih realistis dan keren. Bahkan beberapa jurus-jurus yang pernah muncul dalam versi game juga ditampilkan kembali dalam movie ini. Mungkin inilah salah satu kunci kesuksesan kenapa movie ini berhasil digemari oleh para fansnya, karena Square tetap menjaga keaslian dan ciri khas Final Fantasy lengkap dengan pertarungan pedang dan magic-nya. Coba bayangkan betapa kecewanya para fans Final Fantasy saat menonton Movie Final Fantasy : Spirit Within beberapa tahun silam gara-gara nyaris tidak menjumpai unsur RPG didalamnya (memangnya sejak kapan FF berubah jadi film action shooting ala Starship Troopers? ^_^;), karena itulah Square-Enix seakan-akan berusaha "menebus dosa" lama mereka melalui movie spektakuler ini.

Tifa versus Loz : Ouch, it must be hurt!!   Yazoo vs Cloud: Highway Battle!!

Lantas bagaimana dengan anda yang belum pernah memainkan gamenya? Jangan khawatir, anda masih dapat menikmati movie ini karena selain jalan ceritanya tergolong masih dapat dipahami (terutama kalau dibandingkan dengan bobot cerita Final Fantasy : Spirit Within tentunya ^_^) anda juga akan dihibur dengan kualitas grafis dan adegan actionnya yang memukau. Sama halnya seperti Final Fantasy: Spirit Within, semua tokoh dan setting dalam movie ini ditampilkan dalam bentuk 100% Computer Graphic dan dengan kualitas yang sangat menakjubkan karena hampir seluruh aspek grafisnya divisualisasikan dengan mendetail, mulai dari geraian rambut, tekstur kulit, sampai dengan kostum yang dikenakan oleh setiap tokoh. Demikian juga dengan kualitas animasinya yang cukup seru dan menawarkan adegan pertarungan dengan style cepat. Saya sarankan jangan terlalu lama menutupkan mata anda saat sedang berkedip, karena setiap frame per mikro-detik dalam film ini amatlah berharga sekali.

Aspek lain yang pantas menjadi keunggulan dari movie ini adalah musik. Musik dalam movie FFAC ini kebanyakan diambil langsung dari musik versi game PSOne-nya (Tenrai Divinity, J-E-N-O-V-A-H, Aeris Theme, etc.). Hanya saja supaya bisa sesuai dengan setting ceritanya yang lebih futuristik, kebanyakan dari musik tersebut diaransemen ulang dan dipadukan dengan aliran musik Rock. Bahkan lagu "wajib" milik Sephiroth, One Winged Angel pun dirombak ulang sampai dengan liriknya sekaligus. Namun supaya originalitas lagu asli dan sentuhan khas musik Final Fantasy tetap terjaga, Square-Enix masih mempercayakan aspek musik kepada sang komposer handal Nobuo Uematsu yang sudah berpengalaman dalam membuat musik untuk seri Final Fantasy dan tidak perlu diragukan kehebatannya itu.

Guess, who is she?     And who is he? ( The answer is around here! )

Sementara untuk urusan suara, Square-Enix juga sudah memboyong beberapa voice-actors untuk menghidupkan para karakter dalam movie ini (tentu saja, siapa sih yang mau nonton film CG bisu?). Tidak tanggung-tanggung beberapa
dubber / seiyuu yang diundang untuk mengisi suara tokoh dalam film ini kebanyakan adalah para personil yang sudah berpengalaman di bidangnya. Sebut saja Takahiro Sakurai ( Kagami Kouji - Getbackers ) sebagai sang tokoh utama: Cloud Strife,  Maaya Sakamoto ( Kanzaki Hitomi - Escaflowne, Aura - Hack//series  ) sebagai pengisi suara tokoh Aerith Gainsbourough yang lembut, dan ada juga aktor Morikubou Shotarou (Orphen - Sorcerous Stabber Orphen, Amano Ginji - GetBackers ) sebagai tokoh Kadaj yang ambisius.

Kalau melihat dari pengerjaan di seluruh aspek saja sudah seperti itu, rasanya sayang kalau movie ini disia-siakan begitu saja. Bagi yang belum kenal
Final Fantasy, anda bolehlah mencoba mencicipi Movie ini. Tapi bagi yang sudah tahu dan pernah memainkan gamenya, maka movie ini HARUS DITONTON! Dan jangan lupa, film ini HANYA muncul dalam format DVD saja (walaupun banyak juga bajakan VCD-nya yang beredar disini  ^_^), karena itu jangan membuang waktu anda dengan percuma hanya untuk menunggu sampai movie ini ditayangkan di bioskop kesayangan anda. Segeralah berburu di toko-toko / rental DVD terdekat!

Story : 8.0
Graphic :
9.5 (!)
Character :
8.5
Music :
9.0
Overall : 9.0

Rating 13+
Kekerasan dalam movie ini bisa dibilang masih tergolong softcore, dengan kata lain tidak ada adegan berdarah yang ditampilkan secara eksplisit walaupun adegan pertarungannya sangat banyak. Visualisasi kematian tokoh pun tidak ditampilkan terlalu tragis, namun tetap dramatis dan menyentuh hati. Selain itu, walaupun cerita dalam movie ini bisa dibilang merupakan kelanjutan dari versi gamenya, anda tidak harus dituntut untuk pernah memainkan FFVII versi game aslinya (saya akui, saya sendiri juga belum pernah memainkan gamenya :P). Justru sebaliknya, setelah anda menonton film ini siapa tahu anda malah jadi tertarik untuk memainkan versi gamenya. Who knows?

===============================

QUIZ :

Siapakah nama lengkap tokoh gadis berbaju pink dan pemuda berambut pirang yang terpampang dalam 2 screenshot terakhir diatas? Kirimkan jawaban lengkap ke
anubis_chan@yahoo.com paling lambat 1 Desember 2005. Bagi dua orang pengirim pertama yang memberikan jawaban terbenar, disediakan hadiah masing-masing (silakan pilih salah satu):

- 1 set VCD Final Fantasy : Advent Children (2CD)
- 1 set CD Music Soundtrack Final Fantasy : Advent Children (2CD)

Selamat menjawab! : )


Posted at 11:52 pm by Chandra Martinez
Beri komentar disini!  

Friday, October 07, 2005
Classic Game #9

Pernahkah anda merasakan bagaimana rasanya dikejar-kejar oleh sosok misterius yang selalu berusaha membunuh anda? Atau pernahkah anda merasakan bagaimana rasanya terjebak di dalam sebuah tempat misterius hingga tidak dapat keluar lagi? Bila anda belum pernah dan penasaran ingin  mencoba merasakannya tanpa resiko, silakan cicipi game yang satu ini! = )
_______________________

CLOCK TOWER ~The First Fear~
1994, 1996 - Human Entertainment.

Horror Novel? Nope, it's a GAME!
Clock Tower terlahir dari hasil kreativitas HUMAN, sebuah Developer dari negeri sakura yang namanya entah kenapa tidak begitu dikenal belakangan ini. Pertama kali di-release pada tahun 1995 untuk console Super Famicom / SNES, Clock Tower ~The First Fear~ berhasil mengangkat genre Horror-Thriller kedalam dunia game dengan sempurna. Dengan menggunakan gameplay ala point-and-click, game ini memang sempat booming di negara asalnya itu. Tapi sayangnya, game yang sempat di-remake kedalam format PlayStation tersebut ternyata tidak berhasil menembus pasaran Eropa maupun Amerika karena dianggap memiliki unsur violence yang cukup eksplisit didalamnya (padahal seperti yang kita tahu, game semacam Mortal Kombat ataupun Road Race justru jauh lebih sadis ketimbang game ini). Untungnya sesaat setelah emulator mulai menjamur diantara para gamer PC, game ini mulai dikenal di kalangan umum dan akhirnya diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh para fansnya sendiri.

Clock Tower ~The First Fear~ berkisah mengenai seorang gadis yatim piatu bernama Jennifer yang terpaksa tinggal di panti asuhan karena kehilangan kedua orangtuanya. Ibunya meninggal ketika ia masih kecil, sedangkan ayahnya yang bekerja sebagai dokter dikabarkan hilang tanpa sebab. Akhirnya bersama-sama dengan beberapa orang saudara angkatnya (Lotte, Anna & Laura), Jennifer diadopsi oleh seorang pria kaya bernama Simon Barrows, pemilik sebuah rumah mewah yang terletak di tengah hutan dan seringkali dijuluki sebagai "Clock Tower" - Disebut demikian karena rumah itu memang memiliki menara jam kuno di bagian atapnya.

Look.... That's the famous Clock Tower!


Memang pada awalnya Jennifer merasa senang karena ia bisa merasakan kembali bagaimana hangatnya sebuah keluarga yang telah lama ia idamkan di sana. Namun sejak Jennifer menginjakkan kaki di rumah tersebut, berbagai hal aneh mulai terjadi. Satu-persatu penghuni rumah itu tiba-tiba menghilang tanpa sebab yang jelas. Dan yang paling mengejutkan lagi, ternyata Jennifer harus mengadapi berbagai macam terror menyeramkan yang bersembunyi dan terus mengawasinya didalam rumah tersebut....


More luxury.... more creepy....
   What kind of children who live in this room....?
Plot yang sederhana dan terlalu familiar? Ya, mungkin itulah salah satu kelemahan dari game ini. Tapi untungnya hal itu dapat diimbangi dengan gameplay dan graphic-nya yang menarik. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, game ini menggunakan sistem permainan click-and-move, dimana kita akan mengontrol permainan dengan sebuah cursor mouse yang berguna untuk menggerakkan karakter maupun memeriksa setiap objek yang ada di sekitarnya. Tentu saja game ini akan lebih terasa interaktif daripada sekedar menonton film horror biasa, karena tongkat kendali tokoh utama ada pada kita sebagai pemain.  Asal tahu saja, game ini juga memiliki segudang puzzle yang menunggu untuk dipecahkan di sepanjang permainan. Jadi saya sarankan jangan sampai lupa untuk mempersiapkan kepala anda sebelum berpusing-pusing ria menghadapi teka-teki dalam game ini. :P

Selain memberikan banyak efek mengejutkan di tengah-tengah permainan,  Human juga sudah menyiapkan tokoh antagonis yang cukup 'seram' berupa seorang anak kecil bernama Bobby (The ScissorsHand) yang memiliki wajah buruk rupa dan selalu membawa sebuah Gunting raksasa di tangannya. Terdengar konyol? Mungkin anda akan berhenti tertawa setelah berhadapan dengannya nanti.

Hiding in the Bathroom? It's a BIG MISTAKE!!   My new family.... are DEAD.
Berbeda dengan musuh dalam game horror kebanyakan, Artifical Intelligence (AI) dalam game ini bisa dibilang cukup tinggi. Pernah suatu kali saya berhadapan dengan si "Scissors Hand" Bobby ini. Dan berhubung Jennifer memang tidak bisa menggunakan senjata apapun (she's not Lara Croft, damnit!), terpaksa saya hanya bisa menyuruhnya berlari untuk mencari tempat persembunyian. Beruntung saat itu saya menemukan sebuah kamar mandi yang bisa dikunci secara otomatis dari dalam, dan akhirnya Jennifer berhasil lolos dari kejaran bocah sinting itu dengan bersembunyi disana. Tapi setelah keesokan harinya saya mencoba memainkan lagi game ini dari awal, ternyata tekniknya sudah berubah. Coba tebak apa yang terjadi ketika saya menggunakan metode yang sama di dalam kamar mandi? Mendadak si bocah &%$#@* itu MENDOBRAK pintu WC itu dengan gunting raksasanya dan sukses mengakhiri riwayat Jennifer. Sejak saat itulah saya kapok meremehkan lagi AI musuh dalam game ini.

Keunggulan lain dari game ini adalah
Reply Value-nya yang cukup tinggi. Saya yakin para gamers tidak akan puas hanya dengan menamatkan game ini satu kali saja. Kenapa? Karena ternyata game ini memiliki 8 ending sekaligus, plus bonus satu Special Ending (isn't that too much?). Perbedaan ending-ending tersebut biasanya dipengaruhi oleh apa yang telah kamu lakukan di sepanjang permainan. Bahkan hal-hal kecil seperti menyelamatkan seekor binatang yang terkurung, membaca buku / kertas catatan, hingga mengambil peralatan yang ada pun ikut berpengaruh besar terhadap akhir cerita yang akan kamu dapat. Karena itulah, memainkan game ini secara berulang-ulang mutlak diperlukan demi melengkapi cerita dan koleksi ending yang ada. Belum lagi ditambah dengan environment-nya yang selalu berubah setiap kali kita memainkan kembali game ini dari awal. Seperti letak item tersembunyi sampai dengan posisi urut-urutan kamar yang terus berganti-ganti, praktis akan memaksa para pemain untuk tetap terus mencoba menjelajahi seluruh sudut rumah walaupun mereka sudah membaca buku panduan bermain / walkthrough sekalipun.

I dont mind if he already became skull, because he is...   Since when water from the bathroom becomes RED?

Aspek kedua yang tidak kalah seram tentunya adalah Grafis. Grafis dalam game Clock Tower ini bisa dibilang lumayan bagus untuk ukuran game 16-bit, lengkap dengan
animation-sprite nya yang cukup mulus, penggambaran background dan environment yang detil sekaligus menyeramkan, serta pemilihan warna yang enak dipandang (khusus untuk versi Playstation juga memiliki tambahan beberapa FMV). Tidak lupa, game ini juga menyertakan beberapa illustrasi ala gambar foto yang tidak kalah suram dengan gamenya. Supaya karakter yang dibuat lebih terasa hidup lagi, Human Entertainment juga sudah mempersiapkan illustrasi wajah para karakter dalam game ini dengan berbagai macam ekspresi, terutama wajah Jennifer sebagai tokoh utama. Illustrasi ini nantinya akan sangat berguna untuk mendeteksi kondisi yang dialami oleh sang tokoh utama. Ambil contoh saat Jennifer mulai kehabisan tenaga, maka kita bisa melihat perubaha ekspresi wajahnya (terletak di kotak bagian kiri-bawah layar) yang terlihat kelelahan. Hal yang terasa lebih kreatif dan inovatif daripada sekedar menggunakan life-meter bar yang sudah terlalu sering digunakan di game lain bukan? ^^

The Horrible Tower

Melangkah ke aspek Audio, game ini memiliki keunggulan dalam hal Sound Effect-nya. Suara jeritan, benda yang jatuh mendadak, maupun gema langkah kaki dijamin akan senantiasa "mengganggu" mental anda di sepanjang permainan. Oh ya, game ini juga sudah men-support suara stereo secara efektif. Jika tidak percaya, silakan buktikan lewat suara langkah kaki tokoh utama ketika berjalan di sisi kiri dan sisi kanan layar ruangan. Apakah anda bisa merasakan perbedaanya? Begitu juga saat musuh datang dari arah kiri ataupun kanan anda. Bisakah anda merasakannya dengan telinga anda?

Sayangnya keunggulan suara stereo ini terpaksa ditepis oleh kualitas musiknya yang terasa monoton, karena lagu yang dipakai hanya lagu yang itu-itu saja dan hanya aransemennya saja yang dirubah-rubah. Swear, saya rasanya sampai mual setiap kali mendengar lagu adegan kejar-kejaran dalam game ini. 

Story : 7.5
Graphic : 8.0
Sound : 8.0
Control : 7.0
Gameplay & Reply Value :
8.5
Overall: 8.0

Rating 13+
Walaupun adegan berdarah dan unsur violence banyak yang dihilangkan dalam game Clock Tower versi SNES / Super Famicom, tapi bagaimanapun juga cerita horror - thriller toh memang agak sulit dilepaskan dari yang namanya pembunuhan dan kematian. Jadi jangan heran kalau game ini pada akhirnya tetap saja dikhususkan untuk kalangan remaja hingga dewasa. Dan mohon diingat, game ini tidak baik bagi penderita jantung!

*Links :
>> Download SNES Emulator :
HERE
>> Download Clock Tower (Translated) ROM :
HERE ( 16.5MB )
>> Download English Patch : HERE

NB:
Bila anda merasa Clock Tower belum begitu seram, silakan coba flash game berikut ini : http://members.thai.net/sinthai/room.htm


Posted at 10:03 am by Chandra Martinez
Ada (1) orang sudah reply!  

Next Page