Hai, ketemu lagi dengan saya di Anubis Room!

Inilah blog khusus bagi para penggemar:
->Anime ( kartun jepang )
->Manga ( komik jepang )
->Games ( Classic - newest console )
->J-pop/rock/anything
->How to draw comic/manga
->and all about japanese....


*WARNING!!*
This is NOT a DIARY BLOG!!
Bila anda mencari Blog Diary saya, silakan lacak di Friendster! Hope You'll find it by yourself! :)



So, sudah pada kenal saya kan? Nah, bagi yang sudah kenal, just skip this part, OK! Dan bagi yang belum, bolehlah simak profil di bawah ini:

ANUBIS PROFILE:

Nama: Chandra Martinez
Nick: Anubis-chan (the common one), Mokochan (di Kampus), Pitex (SD), Jiban (SMP), Beatles (SMU), Shinji Ikari (forum), dll.
Umur: Err....rahasia dong!
Hobby: Watch anime and reading Manga, Drawing, Reading, Cyber Surfin' , main game classic, etc.
Interest: Animanga, Art, Write a fiction story.
Contact me by:
> E-mail: anubis_chan@Yahoo.com
Fave Anime: Evangelion, .Hack//series, Gundam, Kanon, Trinity Blood, Naruto
Fave Manga/Comic: Chrno Crusade, FullMetal Alchemist, Eyeshield21, Salad Days, Harlem Beat.
Fave Game: Fatal Frame 2, Eretzvaju, Beatmania, Metal Gear, Lunar, dll.

Ehm..ehm...uhuk-uhuk lagi males bikin profile nih.........
Jadi sekian dulu perkenalan dari saya, dan selamat menyaksikan!!



>> Other Authors :
Those who also help me in this blog:


ANNISA FADILLA


Nama: Annisa Fadilla Yusuf
Nick: Nisa, Claudia, Kaede.
Umur: 3 tahun dibawah Anubis :)
Hobby: writing, drawing, eating, sleeping
Interest: shota!!!
Contact me by:
> E-mail: annisafyusuf@live.com
> MSN : Ask me!
Fave Anime: Summer Wars, Paprika, Spirited Away, Gunslinger Girl .
Fave Manga/Comic: NaBi, June The Little Queen, Platina, Beyond The Beyond, Fairy Tail, Bakuman, The Flower of The Deep Sleep, Sparkling Gingachou, Tonari no Anata .
Fave Game: Silent Hill 3, Final Fantasy XIII, The 3rd Birthday, Metroid: Other M, Kingdom Heart: Birth by Sleep

YOUREN


Nama: Rahma widhi A.P.
Nick: Youren, Ma, Rahma ( di SMK ), Macan Tutul( dari my uncle ), .
Umur: Satu tahun di bawah Annisa Fadilla
Hobby: Reading comic, swimming, main game, nonton tv
Interest: Anime+Manga, J-Pop, Kucing n Sejinisnya
Contact me by:
> E-mail: poizen_sw33t_girl@yahoo.com
rahma_widhi_3sk3@yahoo.com
> Friendster : sama dengan e-mail di atas
Fave Anime: HanterxHanter, Ragnarok Animation, NG Evangelion, Naruto, dll .
Fave Manga/Comic: Chrono Crusade, Chobits, Hack//The Legends of Twilight, CLAMP's Manga's, DN-Angel, dll(sesuai selera hati).
Fave Game: Final Fantasy (All Series), Suikoden (All Series), Anywhere.

Nah, bagi anda yang mau juga bergabung maupun ingin menyumbangkan artikel/info disini, silakan kirim e-mail ke saya di anubis_chan@yahoo.com.
We'll be waiting 4 U! :)



Oh iya, bagi yang sudah kesini, tolong isi Message-board di bawah ini ya! Terserah mau dikasih saran, pesan, unek-unek,dll. Asal jangan terlalu sarkastis, muluk-muluk, dan berbau SARA. Request artikel ataupun alamat web juga bisa, OK!

MESSAGE-BOARD:
   

<< July 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Nah, monggo pinarak rumiyin! Silakan duduk-duduk, melihat-lihat, dll. Anggap aja rumah sendiri, asal jangan lupa rumah punya sendiri aja, ntar kapan pulangnya... hehehe.......:P



Anda adalah pengunjung ke :
Website counter Sejak Juli 2010

**STOP PRESS!!**
Perhatikan Counter di atas! Apabila anda adalah pengunjung ke 10.000. Segeralah melapor / e-mail ke anubis_chan@yahoo.com dengan menyertakan alamat e-mail anda dan bukti berupa screen-capture counter diatas. Akan ada hadiah menarik untuk anda! :)


Selamat kepada Saphire Diablo yang pernah beruntung menjadi pengunjung ke-10.000 periode 2011 dengan bukti fotonya. Pemenang berhak memperoleh hadiah istimewa dari kami. Sekali lagi, selamat!!

->>Fave Forum Links<<-


HOTGAME ONLINE.com

RAGNAFILIA.com

GAMEINDO.com

ANIMEINDO.com

WINTER PARADIXE

V.G.INDO

KAFEGAUL

ANIMINDO


->> Fave List Links <<-







Affilates :



->>The Old MENU<<-

+ANIME
-Evangelion: REbuild
-Chobits
-GANTZ
-Samurai Champloo
-Ragnarok Animation
-Wolf's Rain
-Last Exile
-Onegai TWIN!
-Scryed
-Evangelion
-Cardcaptor Sakura
-Kenshin / SamuraiX
-Gundam Wing
-Inuyasha
-You're Under Arrest
-Macross Zero
-Tokimeki Memorial OVA
-Sakura Wars

+MANGA
-Yakitate! JAPAN
-ARIA
-Hikaru no Go
-+Anima
-Detective CONAN
-Shonen MAGZ
-MONSTER
-Chrno Crusade
-Salad Days
-Harlem Beat

+MOVIES
-FFVII: Advent Children *HOT*
-Casshern
-Azumi

+TOKUSATSU
-Kamen Rider RYUKI

+GAMES
-Nanaca Crash!
-Photography Games
-Haunting Ground
-Isaku & The House
-Final Fantasy XIII
-NintenDogs
-Densha de GO!
-Love Hina Advance
-Fatal Frame III
-Hikaru no Go 2 (GBA)
-Fatal Frame II (close-up)
-Ghost in The Shell
-Chaos Legion
-Ragnarok Online
-Fatal Frame II
-Valkyrie Profile
-Eretzvaju
-Metal Gear Solid
-Beat Mania
-Ridge Racer Type-4

+CLASSIC GAMES
-Ninja Ryukenden Trilogy
-Assault Suit Valken
-Clock Tower : First Fear
-Datach : Dragonball Z WFT
-Tales Of Phantasia
-Sailor Moon R
-Tokimeki Memorial
-Chrono Trigger
-Metal Warrior
-Shinobi III
-Breath of Fire II
-Conquest Palace
-Dragonball III

+ARTISTS
- Tomiko Van (DAI)
- Yukie "SADAKO" Nakama

+SING WITH ME!
-Depend on You (Thousand Arms)
-Fukai Mori (Inuyasha)
-Beautiful (.Hack//DUST)
-I am (Inuyasha)
-Soul Refrain (Evangelion)
-4th Avenue Cave (Kenshin)
-Pure Snow (Himikoden)
-Duvet (S.E.Lain)

+MISCELLANOUS
-Yakitate Japan receipe
-Top 4 game composers
-FFVII goes to Trans7
-ANUBIS-blog in HOTGAME Magz
-Deathnote Book Merchandise
-Machiko's Workshop
-NintenDolie!
-NINTENDO -DS
-DDR fight the Autism!!
-Parade Anime TransTV!
-Animonster #62


->>Our Friends<<-
::Miss OMG (Ann)::
::Forsecaworks::
::Axblue (Ever)::
::AnnisaFadilla::
::Yaya666::
::Edi PS2::
::Chiw::
::SSigilipoe::
::Gitablu::
::Widodo::
::Terapi Komik::
::BloGombal-2::
::FujiwaraYuuki::
::Waiku::
::BloGombal::
::Sasqo-chan::
::Yamapink::
::Ecchan::
::Annisa::
::Arantoe::
::IndoAnime::
::HiguRashi::
::Xiaoyu::
::Aoi-chan::
::Leadz::
::Zel::

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, July 13, 2005
CLASSIC GAME #8

DRAGONBALL Z : WORLD FIGHTING TOURNAMENT
1992 - BANDAI & DATACH ( JOINT ROM SYSTEM )

Dragonball Z Gekitou Tenkaichi Budokai!! 

Apakah anda masih ingat dengan Dragon Ball? Kisah mengenai petualangan seorang anak kecil bernama SonGoku dalam mengumpulkan ketujuh bola naga yang katanya mampu mengabulkan permohonan siapa saja ini memang telah melegenda selama bertahun-tahun. Bahkan di Indonesia sendiri, versi animasinya masih tayang sejak tahun 1996 hingga sekarang ( 2005 ). Bayangkan, hampir 10 tahun! Saya masih ingat pada saat itu betapa kecewanya tidak bisa menonton Episode perdana Dragonball di Stasiun TV Indonesia karena harus mengikuti kemah Jambore Pramuka saat saya masih SMP. Padahal sampai sekarang episodenya masih terus berjalan di televisi kita... Lho, kok malah nostalgia!? Back to topic....!!  :P

Oke, kali ini saya akan membahas salah satu game Dragonball Classic dari konsol NES kembali, karena kebetulan game Dragonball yang saya bahas bulan ini ( pernah ) saya miliki cartridge-nya, walaupun sayang seribu sayang sekarang hilang tak diketahui rimbanya ^_^; Untuk game Dragonball yang satu ini, sengaja saya pilihkan yang bukan bergenre RPG karena memang sampai sekarang saya belum pernah membahas soal game fighting ( right? ), apalagi khusus untuk game fighting Dragonball yang satu ini punya keunikan tersendiri karena harus dijalankan dengan sebuah alat tambahan khusus untuk mesin Famicom. Penasaran? Mari kita geber game ini bersama-sama. ; )

More than 30 characters and thousand variations!    S.Vegeta vs S.Trunks : Father vs Son

Dragonball Z World Fighting Tournament atau biasa disebut "Gekitou TenkaIchi Budokai"  merupakan sebuah pertandingan akbar yang diselenggarakan khusus untuk mengadu seluruh Character yang pernah ada dalam cerita Dragonball Z, dimulai dari kedatangan kaum Saiyan ke Bumi hingga berakhir dengan pertarungan dahsyat dengan para Android dan makhluk buatan bernama Cell. Lantas bakal ada berapa karakter yang bisa ditampilkan dalam game ini? Silakan hitung sendiri. Dimulai dari para pendekar Z seperti Goku, Gohan, Vegeta, Trunks, Piccolo, Tenshinhan, Yamcha, Kulilin, Chaos, hingga karakter musuh seperti Raditz, Zarbon, Dodoria, Saibaiman, Freeza, Android No.16, No.17, No.18, No.19, No.20, dan Cell. ( Hegh...hegh...hosh....!! ) Itupun belum terhitung dengan para karakter yang mampu berubah bentuk, terutama para kaum Saiyan yang mampu berubah menjadi versi Super Saiyan. Bahkan karakter musuh besar seperti Freeza dan Cell pun punya perubahan bentuk sampai lebih dari 2 kali! Kalau saya hitung, jumlah karakternya bahkan mampu mencapai hampir lebih dari 30 buah. Wow, sebuah angka yang cukup besar untuk ukuran game fighting jaman NES dulu. : ) 

 Tournament Mode    Reading the Barcode Data...... and you've got Super Goku!!  

Melangkah ke masalah gameplay, Dragonball Z WFT hampir tidak ada bedanya dengan game fighting lainnya. Hanya saja, disini kita tidak perlu bersusah payah memutar-mutar tombol arah untuk mengeluarkan jurus seperti halnya bermain game fighting macam Street Fighter. Cukup dengan menekan tombol A+B, kita dapat langsung mengeluarkan jurus andalan tiap karakter. Sederhana bukan? Selain itu, arena pertarungan dalam game ini juga terhitung cukup luas karena seperti yang kita tahu, hampir semua karakter dalam Dragonball Z bisa terbang hingga sampai ke langit ^_^;
Untuk urusan mode permainan, BANDAI membagi game ini menjadi 3 macam jenis mode, yaitu VS mode, Battle Royal Mode, dan juga Tournament Mode. VS Mode adalah tempat untuk mengadu 2 orang player dalam satu pertandingan. Sedangkan Battle Royal Mode adalah tempat untuk mengadu 4 (empat!) orang player dalam satu pertandingan. Namun sayangnya karena NES belum mampu mendukung teknologi untuk menampilkan banyak Sprite Character dalam satu layar seperti game Yuyu Hakusho-nya SEGA, maka sistem permainan ini dirubah sedikit dimana kita hanya bisa bertarung "one-on-one" secara bergantian dengan waktu yang sangat terbatas, dan karakter yang masih hidup hingga pertandingan berakhir akan dianggap sebagai pemenangnya.
Sedangkan yang terakhir adalah Tournament Mode dimana kita akan bertarung bersama 8 karakter lain dalam memperbutkan posisi puncak dan memperoleh hadiah turnamen ini. Oh, yeah. Setelah menyelesaikan Tournament Mode ini, karakter yang menang akan dihadapkan dengan para Boss seperti Freeza dan Cell untuk memperoleh Ending game yang sebenarnya jika berhasil mengalahkan mereka.

Nah, sekarang mari kita bahas soal keunikan dari game ini. Apa yang unik dari game ini? Apalagi kalau bukan karena game ini harus dimainkan dengan sebuah alat khusus bernama DATACH JOINT ROM SYSTEM. Sudah pernah mendengar alat ini? Sekedar informasi bagi yang belum tahu, DATACH adalah alat tambahan untuk Famicom ( mesin Nintendo-nya Jepang ) yang di-release awal tahun 90-an di Jepang sana. Alat ini mendukung penggunaan kartu digital barcode untuk mengeluarkan tiap karakter maupun fitur yang berbeda-beda dalam sebuah game.

Datach, mesin baca kartu.... Tinggal sret.... sreeettt!!   Datach & the DB Barcode cards!!

Nah, teknologi 'kartu gesek' inilah yang membuat saya tertarik memainkan game ini, karena lucunya lagi, ternyata kartu-kartu untuk bermain game ini pernah dijual versi bajakannya di Indonesia pada tahun '93-an dengan harga murah : Cuma Rp.100 perak per-kartu, dan itupun dijual oleh para pedagang mainan di pinggir jalan! ^_^;

DB Barcode Card ( tampak belakang )Mungkin bagi anda yang pernah menggandrungi atau mengkoleksi kartu Dragonball sempat bertanya-tanya saat mendapatkan kartu yang memiliki garis-garis barcode di sisi belakangnya dan mungkin menganggap kalau tanda tersebut hanyalah hiasan saja. Padahal siapa yang tahu kalau di dalam kode kartu itu sebenarnya terdapat sebuah data karakter yang bisa digunakan dalam game ini? Bahkan ada kemungkinan juga kode kartu tersebut berisi karakter terkuat dalam game ini, karena memang pada dasarnya setiap kartu memiliki data kemampuan karakter dan jurus yang berbeda-beda untuk setiap karakter. Contohnya, ada kartu SonGoku dengan jurus Kamehameha dan ada juga kartu SonGoku dengan jurus KaiouKen, itupun masih dibuat lebih bervariasi lagi dengan jumlah HP, BP, dan DP yang bermacam-macam.

Well, siapa sangka kalau Console jaman dulu ternyata punya fitur yang lebih aneh dan lebih lengkap dibandingkan dengan console jaman sekarang? Bagi para veteran pengkoleksi kartu Dragonball, silakan bongkar kembali koleksi anda dan periksalah. Apakah anda masih memiliki kartu 'berharga' ini?

Story : 7.0                     
Graphic : 8.0
Gameplay : 8.0
Music / Sound : 7.5
Overall : 7.5                      

Rating +10
Game ini sebenarnya dapat dimainkan dengan Emulator PC, dan kebetulan memang ada sebuah Emulator khusus untuk mesin Famicom yang dilengkapi dengan fitur Barcode Reader. Bagi yang tertarik dengan game ini, anda bisa men-download Emulatornya ( VirtuaNES ) di
http://virtuanes.s1.xrea.com:8080/ .Sedangkan ROM-nya bisa anda dapatkan di www.emuconnect.com pada bagian game NES dengan judul Datach : Dragonball Z Gekitou Tenkaichi Budokai. Finally, bagi anda yang masih memiliki kartu Dragonball Z dengan Barcode, sudikah anda berbarter dengan saya? :P


Posted at 12:30 am by Chandra Martinez
Ada (1) orang sudah reply!  

Saturday, April 09, 2005
MOVIE TODAY #1

AZUMI
2003-2004 Ryuhei Kitamura - Toho Company, Toshiba Entertainment.

Azumi Cover Movie Festival 2004Beberapa saat yang lalu, saya sempat mengunjungi sebuah rental VCD dan menguping dialog salah satu pelanggan dengan seorang pelayan persewaan VCD disana :

"Mas, film tarung pedang yang bagus selain film silat cina apalagi ya?"  tanya sang pelanggan.
Sang pelayan pun menawari "Kalau film samurai gimana?"
"Wah, emoh ah!" jawab pelanggan itu langsung. "Film samurai mah ngebosenin, ceritanya berat, nggak ada actionnya. Tarungnya paling cuma gitu-gitu doang."

Pendapat pelanggan tersebut memang nggak salah. Saat pertama kali saya menonton film Samurai jaman dulu, saya juga punya pendapat yang serupa. Saya sempat dibuat boring abis dengan actionnya, padahal seharusnya sebuah film yang menggunakan senjata seperti pedang samurai tentunya diharapkan setidaknya punya 1 adegan action yang mampu menghibur penontonnya. Tapi yah apa boleh buat, memang dari dulu begitulah cara bertarung para samurai : Kemenangan secara cepat adalah prioritas utama, melumpuhkan musuh tanpa banyak membuang gerakan percuma, dan menyerang daerah mematikan dalam sekali tebas tanpa meninggalkan rasa sakit bagi korbannya.

Mungkin hal itulah yang membuat banyak konsumer film merasa ilfil dengan film-film Samurai Jepang. Paling-paling yang mau nonton hanyalah segelintir orang yang memang menyukai sisi cerita, sejarah, dan perkembangan Jepang atau memang ngefans dengan produk Jepang. Sedangkan sisanya kabur mencari  film action yang lebih bagus. Begitu pula yang terjadi saat saya diajak menonton film Azumi, Red Shadow, dan Zatouichi yang kebetulan muncul di awal millenium ini. Dalam hati saya sudah menduga kalau film-film baru ini pasti mengecewakan dalam hal action, walaupun ceritanya mungkin bagus. Tapi setelah menonton semuanya, ternyata saya memang harus mengkoreksi penilaian saya tersebut. Jaman telah berubah. Film Jepang jaman sekarang rupanya sudah menyadari kelemahannya, dan ketiga film tersebut telah membuktikan hal itu....

Diantara ketiga movie tersebut, satu yang paling saya sukai adalah Azumi, sebuah movie yang diangkat dari kisah manga dengan judul sama karya Yu Koyama, dimana pernah dimuat secara bersambung dalam majalah "Manga Superior" yang sempat diterbitkan sekitar tahun 97-an. Beruntung sekali saya pernah menemukan komik aslinya di salah satu toko loak Yogyakarta saat saya pertama kali kuliah disana ( koq malah pamer hahaha.... :P ). Whew, hampir saja off topic. Sebaiknya kita segera melangkah ke review bulan ini sebelum sifat narsis saya kambuh lagi.... XP

Sekigahara Battlefield

Setting cerita dalam Azumi diambil beberapa tahun saat perang Sekigahara berakhir di Jepang, dimana banyak sekali prajurit yang kehilangan nyawanya dalam perang saudara tersebut ( konon Sekigahara memang dikenal sebagai perang besar yang memakan ribuan korban dalam sejarah Jepang ). Pada saat itu, tersebutlah 3 panglima perang bernama  Nagamasa Asano, Kiyosama Kato, dan Masayuki Sanada yang ternyata masih memiliki ambisi untuk menguasai rezim Jepang atas nama kaisar Hideyori Toyotomi, walaupun sebenarnya mereka sudah kalah dalam perang mematikan itu. Tentu saja hal itu menandakan bahwa perang masih belum berakhir. Untuk itulah, muncul beberapa pihak tertentu yang mencoba menyelamatkan Jepang dengan mencegah perang berdarah terjadi kembali. Pihak-pihak tersebut antara lain terdiri dari para kaum samurai dan clan Ninja. Sedangkan cara yang mereka tempuh pun bermacam-macam, mulai dari menyusup kedalam pihak kekaisaran sampai dengan membunuh para petinggi yang ada supaya siasat perang dapat dicegah. Kebetulan siasat yang dijalankan dalam cerita ini cukup ekstrim, yaitu dengan usaha pembunuhan secara langsung atas ketiga panglima perang tersebut.

Adegan movie Azumi dibuka dengan seorang gadis kecil yang menangis sendirian di tengah-tengah gurun karena baru saja kehilangan ibunya. Beberapa menit kemudian, datanglah seorang pria bersama-sama dengan 3 orang muridnya yang masih anak-anak menghampiri gadis itu. Setelah mencoba menenangkan hati sang gadis cilik yang masih berduka, mereka pun melanjutkan perjalanannya kembali. Namun sebelum pergi, salah satu dari mereka mengulurkan tangan kepada gadis cilik tersebut seraya mengajaknya ikut serta. Gadis itupun menjawab dengan menyambut uluran tangan itu, dan iapun bergabung untuk melanjutkan perjalanan bersama mereka berempat.
Nama gadis itu adalah Azumi....

Azumi & friends

Tahun demi tahun berlalu, gadis itu kini telah tumbuh bersama dengan kesembilan saudara seperguruannya dibawah bimbingan sang guru yang sebenarnya juga seorang mantan pejuang perang. Mereka pun didik dan dilatih dengan keras bersama alam di pengunungan,  terisolasi dari dunia luar. Setelah mereka mulai menginjak remaja, itulah saatnya bagi mereka untuk melangkah ke dunia luar dan mulai menjalankan tugas yang harus mereka tuntaskan demi menyelamatkan negeri mereka. Dengan berbekalkan ilmu pedang dan aliran bela diri masing-masing, misi mereka pun dimulai.....  

Don't move, or I'll shoot you!   Well? Shoot me if you can!

Seperti yang sudah saya ungkit-ungkit soal adegan action diatas, movie Azumi memang unggul dalam hal action. Saya yang awalnya meremehkan kualitas action dalam film ini berhasil dibuat berbalik terpukau. Koreografi yang digunakan dalam film ini memang tidak main-main kualitasnya, belum ditambah dengan teknologi kamera canggih yang membuat film ini tambah semarak. Kekaguman saya semakin bertambah setelah tahu kalau pemeran utama dalam film ini adalah seorang gadis muda yang usianya hampir sepantaran dengan saya. Ya, aktris Aya Ueto ternyata sukses membawakan tokoh utama Azumi dalam movie ini dengan sempurna ( entah darimana dia bisa dapat ilmu berpedang yang keren serta skill bertarung seperti itu saya nggak tahu, tapi yang jelas gadis ini sudah membuat saya terpana dengan aksinya di sepanjang film ini  ^_^;  ). Tidak hanya itu, film Azumi ini juga dihiasi oleh beberapa aktor yang memang sudah terkenal baik lewat layar kaca maupun layar bioskop. Diantaranya yang saya kenal adalah Joe Odagiri yang pernah membintangi serial Kamen Rider Kuuga , walaupun Sayangnya dia mendapat peran minor disini ( buat fans Godai Yusuke bersiap-siaplah shock! ^_^ ).

Bloody Battle

Karakteristik tiap tokoh dalam film garapan Ryuhei Kitamura ini pun digambarkan secara manusiawi. Kita bisa melihat perbedaan sifat antara Azumi dan rekan-rekannya. Ada yang berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya sampai-sampai rela membuang temannya sendiri kalau perlu, ada juga yang setia kawan dan mau berkorban demi orang lain walaupun harus kehilangan nyawanya sendiri. Sifat Azumi sebagai tokoh utama pun mengalami perubahan yang signifikan. Seperti yang kita ketahui, tugas Azumi adalah menyelesaikan misi dengan cara apapun, termasuk membunuh. Namun hal itu bukan berarti Azumi adalah seorang pembunuh berdarah dingin yang membantai musuh-musuhnya tanpa pandang bulu, karena bagaimanapun juga Azumi adalah seorang gadis muda yang masih memiliki hati manusia. Itulah sebabnya, ditengah-tengah cerita ia sempat bimbang saat harus menjalankan misi menjadi pembunuh, hingga pada akhirnya ia berubah menjadi pelindung bagi kaum lemah. Azumi juga memperoleh keuntungan dari sisi gender. Sebagai seorang gadis tentunya tidak banyak orang yang tahu bahwa dibalik wajahnya yang manis tersembunyi kemampuan bertarung yang sangat tangguh. Apalagi ia memang memiliki keunggulan dari segi keseimbangan antara kecepatan ( karena tubuhnya ringan ) serta kekuatan, yang belum tentu dimiliki oleh kaum pria. Benar-benar sebuah kombinasi mematikan bagi siapa saja yang menjadi musuh Azumi.

We're surrounded!Dari segi cerita, Azumi juga menawarkan sebuah plot yang cukup unik. Ketika saya menontonnya, saya sempat merasa dipermainkan oleh movie yang satu ini. Saat saya pikir ceritanya hampir berakhir, eeh...ternyata masih ada kelanjutannya, eeh...ternyata masih ada adegan tarung sekali lagi, dan seterusnya, dan seterusnya. Kalau boleh saya bilang, movie Azumi ini lebih mirip seperti serial yang kemudian digabungkan menjadi satu dan dikemas dalam sebuah movie panjang berdurasi 2 jam. Kebetulan orisinalitas juga cukup berperan dalam jalan cerita Azumi. Kita bisa merasakan betapa mengejutkannya ujian terakhir yang harus ditempuh Azumi bersama saudara seperguruannya sebelum diperbolehkan turun ke dunia luar, atau latihan mental yang diberikan oleh guru mereka dengan cara harus berdiam diri dan melihat warga desa yang dibantai satu-persatu oleh para penjahat. Swear, saya belum pernah melihat film dengan plot cerita yang edan dan surprising macam ini sebelumnya. Sayangnya film ini agak sedikit minus dalam hal endingnya.

So, penasaran dengan kualitas action film jepang jaman sekarang? Suka film ancient japan? Menganggap review saya terlalu berlebihan? Silakan buktikan sendiri lewat movie Azumi ini!

Story: 8.0
Graphic: 9.0
Character: 8.0
Music: 8.5
Overall:
8.3

Rating : 18+ ( delapan belas tahun keatas ).
Kalau anda perhatikan bercak darah pada cover Azumi di atas, pastinya anda bisa menduga sendiri seberapa tinggi tingkat kekerasan yang bakal ditampilkan oleh movie ini. Yup, this movie is full of blood & gore! Walaupun tidak sampai ke tingkat yang paling parah, tapi adegan berdarah dalam film ini memang tidak bisa dibilang sedikit ( mungkin karena mengikuti pakem manga aslinya yang notabene khusus untuk dewasa ). Selain itu, kisah ceritanya juga cukup tragis dan lumayan sadis. Benar-benar perlu mental yang cukup untuk menonton keseluruhan adegan hingga akhir cerita, walaupun untungnya hal itu mampu diimbangi dengan cerita dan kualitas audio-visual yang memadai. Jadi sebaiknya jangan nonton film ini kalau memang nggak tahan melihat darah ataupun adegan tragis, kecuali kalau anda memang hardcore mania ^_^


Trivia : Masih ingat Hideo Kojima? Sang kreator game METAL GEAR SOLID ini juga sempat muncul dalam film Azumi. Walaupun sayangnya dia hanya dapat peran figuran yang akhirnya terbunuh menjelang akhir cerita. How sad....


Posted at 10:20 pm by Chandra Martinez
Beri komentar disini!  

Next Page