Hai, ketemu lagi dengan saya di Anubis Room!

Inilah blog khusus bagi para penggemar:
->Anime ( kartun jepang )
->Manga ( komik jepang )
->Games ( Classic - newest console )
->J-pop/rock/anything
->How to draw comic/manga
->and all about japanese....


*WARNING!!*
This is NOT a DIARY BLOG!!
Bila anda mencari Blog Diary saya, silakan lacak di Friendster! Hope You'll find it by yourself! :)



So, sudah pada kenal saya kan? Nah, bagi yang sudah kenal, just skip this part, OK! Dan bagi yang belum, bolehlah simak profil di bawah ini:

ANUBIS PROFILE:

Nama: Chandra Martinez
Nick: Anubis-chan (the common one), Mokochan (di Kampus), Pitex (SD), Jiban (SMP), Beatles (SMU), Shinji Ikari (forum), dll.
Umur: Err....rahasia dong!
Hobby: Watch anime and reading Manga, Drawing, Reading, Cyber Surfin' , main game classic, etc.
Interest: Animanga, Art, Write a fiction story.
Contact me by:
> E-mail: anubis_chan@Yahoo.com
Fave Anime: Evangelion, .Hack//series, Gundam, Kanon, Trinity Blood, Naruto
Fave Manga/Comic: Chrno Crusade, FullMetal Alchemist, Eyeshield21, Salad Days, Harlem Beat.
Fave Game: Fatal Frame 2, Eretzvaju, Beatmania, Metal Gear, Lunar, dll.

Ehm..ehm...uhuk-uhuk lagi males bikin profile nih.........
Jadi sekian dulu perkenalan dari saya, dan selamat menyaksikan!!



>> Other Authors :
Those who also help me in this blog:


ANNISA FADILLA


Nama: Annisa Fadilla Yusuf
Nick: Nisa, Claudia, Kaede.
Umur: 3 tahun dibawah Anubis :)
Hobby: writing, drawing, eating, sleeping
Interest: shota!!!
Contact me by:
> E-mail: annisafyusuf@live.com
> MSN : Ask me!
Fave Anime: Summer Wars, Paprika, Spirited Away, Gunslinger Girl .
Fave Manga/Comic: NaBi, June The Little Queen, Platina, Beyond The Beyond, Fairy Tail, Bakuman, The Flower of The Deep Sleep, Sparkling Gingachou, Tonari no Anata .
Fave Game: Silent Hill 3, Final Fantasy XIII, The 3rd Birthday, Metroid: Other M, Kingdom Heart: Birth by Sleep

YOUREN


Nama: Rahma widhi A.P.
Nick: Youren, Ma, Rahma ( di SMK ), Macan Tutul( dari my uncle ), .
Umur: Satu tahun di bawah Annisa Fadilla
Hobby: Reading comic, swimming, main game, nonton tv
Interest: Anime+Manga, J-Pop, Kucing n Sejinisnya
Contact me by:
> E-mail: poizen_sw33t_girl@yahoo.com
rahma_widhi_3sk3@yahoo.com
> Friendster : sama dengan e-mail di atas
Fave Anime: HanterxHanter, Ragnarok Animation, NG Evangelion, Naruto, dll .
Fave Manga/Comic: Chrono Crusade, Chobits, Hack//The Legends of Twilight, CLAMP's Manga's, DN-Angel, dll(sesuai selera hati).
Fave Game: Final Fantasy (All Series), Suikoden (All Series), Anywhere.

Nah, bagi anda yang mau juga bergabung maupun ingin menyumbangkan artikel/info disini, silakan kirim e-mail ke saya di anubis_chan@yahoo.com.
We'll be waiting 4 U! :)



Oh iya, bagi yang sudah kesini, tolong isi Message-board di bawah ini ya! Terserah mau dikasih saran, pesan, unek-unek,dll. Asal jangan terlalu sarkastis, muluk-muluk, dan berbau SARA. Request artikel ataupun alamat web juga bisa, OK!

MESSAGE-BOARD:
   

<< July 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Nah, monggo pinarak rumiyin! Silakan duduk-duduk, melihat-lihat, dll. Anggap aja rumah sendiri, asal jangan lupa rumah punya sendiri aja, ntar kapan pulangnya... hehehe.......:P



Anda adalah pengunjung ke :
Website counter Sejak Juli 2010

**STOP PRESS!!**
Perhatikan Counter di atas! Apabila anda adalah pengunjung ke 10.000. Segeralah melapor / e-mail ke anubis_chan@yahoo.com dengan menyertakan alamat e-mail anda dan bukti berupa screen-capture counter diatas. Akan ada hadiah menarik untuk anda! :)


Selamat kepada Saphire Diablo yang pernah beruntung menjadi pengunjung ke-10.000 periode 2011 dengan bukti fotonya. Pemenang berhak memperoleh hadiah istimewa dari kami. Sekali lagi, selamat!!

->>Fave Forum Links<<-


HOTGAME ONLINE.com

RAGNAFILIA.com

GAMEINDO.com

ANIMEINDO.com

WINTER PARADIXE

V.G.INDO

KAFEGAUL

ANIMINDO


->> Fave List Links <<-







Affilates :



->>The Old MENU<<-

+ANIME
-Evangelion: REbuild
-Chobits
-GANTZ
-Samurai Champloo
-Ragnarok Animation
-Wolf's Rain
-Last Exile
-Onegai TWIN!
-Scryed
-Evangelion
-Cardcaptor Sakura
-Kenshin / SamuraiX
-Gundam Wing
-Inuyasha
-You're Under Arrest
-Macross Zero
-Tokimeki Memorial OVA
-Sakura Wars

+MANGA
-Yakitate! JAPAN
-ARIA
-Hikaru no Go
-+Anima
-Detective CONAN
-Shonen MAGZ
-MONSTER
-Chrno Crusade
-Salad Days
-Harlem Beat

+MOVIES
-FFVII: Advent Children *HOT*
-Casshern
-Azumi

+TOKUSATSU
-Kamen Rider RYUKI

+GAMES
-Nanaca Crash!
-Photography Games
-Haunting Ground
-Isaku & The House
-Final Fantasy XIII
-NintenDogs
-Densha de GO!
-Love Hina Advance
-Fatal Frame III
-Hikaru no Go 2 (GBA)
-Fatal Frame II (close-up)
-Ghost in The Shell
-Chaos Legion
-Ragnarok Online
-Fatal Frame II
-Valkyrie Profile
-Eretzvaju
-Metal Gear Solid
-Beat Mania
-Ridge Racer Type-4

+CLASSIC GAMES
-Ninja Ryukenden Trilogy
-Assault Suit Valken
-Clock Tower : First Fear
-Datach : Dragonball Z WFT
-Tales Of Phantasia
-Sailor Moon R
-Tokimeki Memorial
-Chrono Trigger
-Metal Warrior
-Shinobi III
-Breath of Fire II
-Conquest Palace
-Dragonball III

+ARTISTS
- Tomiko Van (DAI)
- Yukie "SADAKO" Nakama

+SING WITH ME!
-Depend on You (Thousand Arms)
-Fukai Mori (Inuyasha)
-Beautiful (.Hack//DUST)
-I am (Inuyasha)
-Soul Refrain (Evangelion)
-4th Avenue Cave (Kenshin)
-Pure Snow (Himikoden)
-Duvet (S.E.Lain)

+MISCELLANOUS
-Yakitate Japan receipe
-Top 4 game composers
-FFVII goes to Trans7
-ANUBIS-blog in HOTGAME Magz
-Deathnote Book Merchandise
-Machiko's Workshop
-NintenDolie!
-NINTENDO -DS
-DDR fight the Autism!!
-Parade Anime TransTV!
-Animonster #62


->>Our Friends<<-
::Miss OMG (Ann)::
::Forsecaworks::
::Axblue (Ever)::
::AnnisaFadilla::
::Yaya666::
::Edi PS2::
::Chiw::
::SSigilipoe::
::Gitablu::
::Widodo::
::Terapi Komik::
::BloGombal-2::
::FujiwaraYuuki::
::Waiku::
::BloGombal::
::Sasqo-chan::
::Yamapink::
::Ecchan::
::Annisa::
::Arantoe::
::IndoAnime::
::HiguRashi::
::Xiaoyu::
::Aoi-chan::
::Leadz::
::Zel::

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Saturday, July 17, 2004
CLASSIC GAME #6

TALES OF PHANTASIA
1994 Namco, Ltd.

Pada tahun 1994-1996 yang lalu, SNES ( Super Nintendo Entertainment System  ) memang sempat dinobatkan sebagai salah satu raja console yang memiliki segudang koleksi game-game RPG bermutunya. Bahkan raksasa developer game, Squaresoft, yang terkenal dengan proyek Final Fantasy-nya itu pernah menuai kesuksesannya dalam membuat RPG berjudul Final Fantasy IV - VI di console ini juga. Nah, kali ini kita akan coba membahas salah satu game RPG klasik yang juga tidak kalah populernya dengan masterpiece team Square : Final Fantasy, dan game ini juga merupakan karya pertama Namco dalam membuat game RPG berjudul Tales Of Phantasia. Selain itu, karena banyaknya permintaan dari para penggemarnya, akhirnya game ini juga diangkat ke dalam format Playstation dengan penambahan kualitas grafis dan beberapa cutscene anime FMV ( Full Motion Video ).

Alkisah beberapa ratus tahun yang lalu, hiduplah seorang penyihir yang sangat jahat bernama Dhaos. Kehadiran Dhaos di dunia ternyata benar-benar mampu membawa kehancuran dan menimbulkan peperangan besar di sana-sini. Untunglah sekelompok pendekar yang terdiri dari 4 orang dan dengan kemampuan mereka masing-masing berhasil menggabungkan kemampuan mereka dan mengunci Dhaos menjadi 2 buah kalung yang terpisah. Kalung pertama diwariskan kepada keturunan sang pendekar bernama Alvein, sedangkan yang satu lagi disembunyikan oleh pendekar lain, dengan maksud agar kalung tersebut tidak dapat menyatu kembali dan membebaskan Dhaos dari segelnya.
Sayangnya kejadian yang tidak diharapkan itu akhirnya terjadi. Dhaos akhirnya terbebas beberapa tahun kemudian gara-gara seseorang membangkitkan dia dengan keinginan agar mampu menguasai dunia bersama Dhaos. Akhirnya orang tersebut berhasil merebut kedua buah kalung itu, bahkan membunuh sang pendekar yang bernama Alvein tersebut. Bad Ending?
Ternyata belum saudara-saudara! Alvien masih memiliki seorang putra yang juga mewarisi kemampuan berpedangnya yang handal bernama Cless Alvein. Sudah tentu Cless harus mencegah usaha Dhaos yang berniat untuk menghancurkan dunia kembali. Nah, inilah tokoh utama dalam game ini sekaligus penentu masa depan dunia nantinya! Dan tentunya juga tokoh utama yang bakal akan anda mainkan di sepanjang permainan ini.


Gameplay dalam Tales Of Phantasia sebenarnya memiliki konsep yang hampir sama dengan game-game RPG pada umumnya. Sekilas memang kedengarannya kurang menarik, tapi tidak ada salahnya dicoba. Apalagi game ini memang memiliki keunggulan dalam hal Battle system dan Skill Collection yang innovatif dan berbeda dengan game RPG pada umumnya. Battle system-nya juga cukup unik, dimana anda akan bertarung melawan musuh secara 2D tapi dengan format mirip game fighting, lengkap dengan kombinasi / cara menekan tombolnya. Selain itu, dalam battle system anda tidak akan bertarung sendirian, tapi juga dibantu oleh teman-teman lainnya yang akan muncul dalam satu layar dan berdiri di belakang anda. Jumlah teman yang bisa anda ajak bertarung dalam party adalah 3 orang, seperti Chester si pemanah yang handal, atau Mint yang memiki kemampuan magic Healer & Cure, Klarth yang mampu men-summon berbagai guardian, dan Arche dengan segudang skill magic spell-nya. Wah, bakal rame kan kalau satu layar isinya 4 karakter sekaligus bertarung bersama-sama. Itu belum termasuk musuh yang bakal keluar nanti dengan jumlah yang berjibun pula loh! Jadi sepanjang game ini, kamu bakal sering menjumpai adanya pertarungan keroyokan yang benar-benar seru.

Poin kedua adalah Skill collection-nya yang cukup innovatif. Berbeda dengan game lain yang mendapatkan kemampuan bertarungnya secara instant ( yaitu hanya dengan menaikan Level karakter dan kemudian bakal memperoleh special skill baru ), dalam game ini skill diperoleh melalui belajar. Ya, dengan kata lain kamu baru bisa memperoleh skill ini dengan berguru pada orang lain atau mempelajarinya sendiri melalui buku ( khusus untuk sihir / mantra ) yang bisa kamu dapatkan di tengah perjalanan. Selain itu, skill ini baru bisa bertambah kekuatannya apabila kamu sering memakainya. Jadi rajin-rajinlah melatih skill-mu agar damage yang dihasilkan bisa lebih dahsyat. Skill ini juga masih bisa dikombinasikan dengan skill lainnya, dan menjadi skill yang baru. Contohnya kemampuan Slash dan Tiger Teeth-nya Cless, bila kedua skill tersebut digabungkan menjadi satu maka akan berubah menjadi skill baru, yaitu Thunder Storm. Benar-benar sebuah sistem permainan yang sangat inovatif untuk sebuah game RPG menurut saya.

 Keunggulan kedua dari game ini adalah : Grafisnya cukup bersih, bahkan tidak kalah bersihnya dengan game-game RPG karya Squaresoft. Banyak sekali environment yang memanfaatkan 3D scaling disini, contohnya penggambaran awan di langit, dan juga world-map nya yang indah. Yang paling bagus adalah ketika para tokoh dapat terbang di udara dengan menggunakan AirBirds, gambarnya benar-benar bersih tanpa ada noise / gangguan sama sekali. Kalau tidak percaya silakan cek adengan opening dalam game ini sendiri. ^_^
Sedangkan mengenai background dan penggambaran environment-nya juga tidak kalah menarik. Medan pertempuran yang akan ditampilkan sangatlah bermacam-macam, mulai dari hutan belantara, padang rumput, pegunungan, lorong gua yang gelap, bahkan pantai pun juga ada, tergantung dari tempat dimana kamu bertemu dengan musuh. Dan jangan lupa, medan pertempuran itu juga tidak main-main kualitas grafis-nya. Kalau saya bilang, background-nya lebih mirip seperti lukisan cat air daripada sekedar gambar komputer biasa. Belum lagi penambahan efek yang ada, seperti cahaya matahari yang tembus diantara pepohonan ketika kita berjalan di hutan, pantulan air ketika kita melalui sungai, atau bahkan burung merpati yang terbang lalu-lalang ketika kita sedang berjalan melintasi kota-kota besar. Semuanya itu seakan-akan berhasil menghidupkan sebuah dunia sendiri yang diciptakan oleh Namco ini.  

Musik game ini sempat bikin saya melongo beberapa saat, terutama pada bagian awal pembukaan game ini. Ternyata game ini ada Theme Song-nya! Judul lagu tersebut adalah "Dreams will Never Die" yang dilengkapi dengan suara sang vokalis juga, yaitu penyanyi ternama : Tanaka Rie ( Chii - Chobits ). Benar-benar sebuah gebrakan baru di dunia game 16-bit, karena baru kali ini saya tahu ada game klasik yang bisa menampung suara vokal manusia dalam waktu lebih dari 1 menit , dengan suara yang lumayan jernih pula. Lagu ini juga sempat di-remake ulang menjadi lebih bagus dalam versi PlayStation dan GameBoyAdvance-nya. Sedangkan untuk background musik juga tidak kalah menarik karena menampung berbagai musik orkestra maupun musik khas jaman medieval. Anda bisa mengeceknya sendiri pada bagian sound menu.
Mengenai sound effect, sekali lagi saya dibuat ternganga.....banyak sekali percakapan dalam game ini yang diisi oleh suara seiyuu/dubber asli, bahkan dialog yang panjang sekalipun. Sebut saja dubber beken bernama Takeshi Kusao yang juga pernah mengisi suara karakter Hanamichi Sakuragi ( SlamDunk ) dan Trunks ( Dragonball Z ) itu. Lalu ada juga Satoshi Kurogi dengan suara lembutnya, Mika Kanai dengan suara imutnya, dan juga almarhum dubber Kaneto Shozawa dengan suaranya yang penuh wibawa pun ikut meramaikan suasana game ini. Sungguh, benar-benar fenomena ajaib yang pernah ada dalam sejarah game SNES!

Story : 9.0
Graphic :
9.0 ( untuk ukuran game SNES )
Gameplay : 8.0
Music :
9.5 ( sekali lagi, untuk ukuran game jaman SNES )
Overall : 9.0

 


Posted at 11:10 pm by Chandra Martinez
Beri komentar disini!  

Saturday, July 10, 2004
MANGA TODAY #2

 

Yo, saya penulis pendatang baru di Anubis-room ini. Waktu ketemu Anubis di channel mIRC, saya “dipaksa” ikutan nulis di sini, so here I am. : P Salam kenal, semuanya! Mohon saran, kritik, dan bimbingannya ya! ^^

 

Well, enough with the chit-chat. Here’s my first work, so sit back, relax, and enjoy!

 

HORRIBLE STORY: MONSTER


 

( Warning: contains mild spoiler for the first manga volume )

 

Apa yang akan anda lakukan bila pada suatu saat anda melakukan sesuatu yang anda anggap benar, namun perbuatan anda itu justru menghasilkan sesuatu yang sangat tidak anda inginkan? Apakah anda akan berusaha memperbaiki “kesalahan” itu, meskipun anda jelas-jelas tidak bermaksud membuatnya? 

 

Dilema yang sama dihadapi Dr. Kenzo Tenma, seorang dokter bedah berkebangsaan Jepang yang bertugas di Eisler Memorial Hospital, Duesseldorf, Jerman. Dr. Tenma adalah seorang dokter jenius yang selalu menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya dengan baik, meskipun dia sedikit banyak hanya menjadi “alat” bagi direktur di rumah sakit tersebut. Akan tetapi, semua itu berubah hanya dalam satu hari… Pada hari itu, seorang anak laki-laki bernama Johan Liebert yang mengalami luka tembak di kepala yang sangat serius didatangkan ke Eisler Memorial Hospital bersama adik kembar perempuannya yang mengalami shock berat, Anna Liebert. Tenma yang baru saja hendak mengoperasi Johan tiba-tiba ditugaskan direktur untuk beralih menangani operasi walikota Duesseldorf. Meskipun sempat bimbang, dia akhirnya melanggar perintah direktur dan mengikuti kata hatinya untuk tetap menyelamatkan anak laki-laki yang memang datang terlebih dahulu itu. Sayang, keputusannya itu ternyata berakibat fatal bagi karirnya. Tenma dicopot dari jabatannya. Pertunangannya dengan putri direktur pun turut dibatalkan. Tidak cukup sampai di sana, dia juga dilarang menangani kasus-kasus yang mendapat sorotan publik. Nyaris kehilangan segalanya, Tenma pun memutuskan untuk tak lagi mengejar karis dan hanya berkonsentrasi menyembuhkan pasien-pasiennya...


   


Tapi tunggu dulu, hasil di atas bukan “hasil yang sangat tidak diinginkan” seperti yang saya sampaikan di awal review ini. Tidak lama setelah peristiwa pencopotan Tenma dari jabatannya, terjadi peristiwa aneh  di Eisler Memorial… Sang direktur dan 2 orang dokter asistennya yang antipati terhadap Tenma ditemukan tewas! Tidak hanya itu, Johan Liebert dan adik kembarnya juga tiba-tiba menghilang dari rumah sakit tersebut. Melalui permainan nasib, karir Tenma kembali menanjak. Setting waktu pun dimajukan 9 tahun. Tenma saat ini sudah menjadi kepala bagian bedah Eisler Memorial. Dia sukses dan amat disayangi oleh seluruh penghuni rumah sakit. Akan tetapi... sepertinya masa lalu belum ingin berpaling dari Tenma. Melalui serangkaian kejadian, dia dipertemukan kembali dengan anak yang dia selamatkan 9 tahun yang lalu, Johan. Namun, pertemuan kembali itu bukanlah pertemuan yang menyenangkan... Pada saat itulah terkuak kenyataan yang mengerikan. Johan Liebert ternyata bukan anak biasa. Dia yang kini telah beranjak dewasa ternyata adalah otak di balik berbagai peristiwa pembunuhan di seluruh  penjuru Jerman! Mendengar itu, Tenma terperanjat. Dia sama sekali tidak menyangka kalau operasi penyelamatan yang dulu dia lakukan dengan mengikuti kata hatinya kembali sebagai seorang dokter dan telah mempertaruhkan segalanya itu malah telah membantu lahirnya seorang manusia yang sangat mengerikan –seorang monster. Sadar kalau perbuatannya telah menyebabkan kematian banyak orang, Tenma menjadi merasa amat bersalah. Perasaan inilah yang kemudian mendorongnya untuk memburu Johan, dengan harapan bahwa dengan melakukannya dia akan dapat menebus “kesalahan”-nya itu. Pengejaran Tenma atas Johan inilah yang akan menjadi tema utama di sepanjang cerita dalam Monster. Pembaca akan diajak mengikuti Tenma berkeliling ke seluruh penjuru Jerman, untuk menguak misteri yang meliputi diri sang monster, Johan Liebert, dalam sebuah petualangan psycho-thriller yang menegangkan.


   

 

Banyak sekali hal yang mengagumkan dari manga ini. Poin yang saya anggap keunggulan utama dari Monster dan harus saya acungi dua jempol  (Empat deh, sekalian jempol kaki!) adalah karakterisasi yang sangat luar biasa pada tokoh-tokohnya. Emosi dan aspek psikologis yang ada pada mereka digarap secara serius dan mendalam. Banyak sekali adegan yang bisa membuat kita tersentuh, terhenyak, bahkan mungkin sampai merinding. Storytelling dalam Monster juga sangat bagus. Meskipun inti utama cerita terletak pada Tenma-Johan, namun tidak selamanya cerita dilihat dari sudut pandang mereka saja. Cukup banyak chapter yg menceritakan tentang kejadian-kejadian yang terjadi pada tokoh-tokoh di sekeliling Tenma-Johan, yang sekilas hanya terlihat sebagai side story, tetapi sedikit banyak turut menyumbangkan informasi penting bagi keseluruhan cerita. Dan kalau kita perhatikan, seiring dengan perkembangan cerita, perbedaan antara Tenma dan Johan akan terlihat semakin kontras, untuk menimbulkan nuansa ketegangan di antara keduanya. Melalui hal-hal yang dilakukannya dan orang-orang di sekelilingnya, Tenma selalu terlihat sebagai protagonis yang mulia. Sebaliknya, Johan selalu identik dengan timbulnya rasa takut yang hebat… Ia adalah seorang manusia dengan kharisma yang sedemikian hebatnya, hingga sanggup membunuh orang lain tanpa menggerakkan satu jaripun! Hal lain yang menarik adalah dicantumkannya nama-nama tempat yang aktual di dalam cerita untuk menambah sense of reality dalam Monster. Untuk artworknya sendiri, saya rasa tidak perlu ditanyakan lagi. Kemampuan sang mangaka untuk menggambarkan emosi yang dirasakan tokoh-tokohnya sangat tinggi. Coba lihat Tenma yang frustrasi di akhir volume 1 ataupun rasa takut yang terlihat pada orang-orang yang berurusan dengan Johan. Ekspresi mereka terlihat sangat nyata dan manusiawi.  Berbagai elemen pada lingkungan yang berada di sekitar tokoh-tokohnya pun digambarkan dengan sangat bagus. Setting lokasi misalnya, seperti bangunan beserta interiornya tergambar dengan detail yang outstanding. (Hei, saya kuliah di Arsitektur. Saya tahu sulitnya menggambar bangunan dan interior seperti itu. : P )


   

 

Manga Monster sendiri sudah berakhir di Jepang sana, dengan jumlah volume 18 jilid. Manga hasil karya mangaka jenius Urasawa Naoki (Yawara!, Pineapple Army, Master Keaton –dulu pernah diterbitkan Elex) ini di Indonesia sendiri lisensinya dipegang oleh MnC, dan sampai saat saya menulis review ini sudah terbit 8 volume. Kualitasnya saya rasa sudah memuaskan, dengan translasi yang cukup bagus dan rating yang sesuai. (Sebenarnya saya pikir rating 17+ saja sudah cukup, tapi yah… whatever XD) Yah, memang masih ada beberapa kelemahan, seperti dihitam-putihkannya halaman-halaman berwarna (seperti biasa, hehehe) dan diubahnya tampilan cover beserta logo Monster dari versi aslinya, meskipun menurut saya pribadi versi Indonesia ini cukup keren juga. ^^ Harga? Dengan dipatok di angka Rp12.000,-  memang menjadikan Monster lebih mahal dari manga-manga terbitan Indonesia pada umumnya. Namun, dengan berbagai kualitas yang dimilikinya, I guarantee that it’s worth it. ; ) Kalau anda penggemar cerita thriller yang menegangkan, atau sekedar ingin membaca manga serius yang berbobot, saya sangat merekomendasikan Monster untuk anda.  

 

And so Miburo gives his (hopefully objective) verdicts!

Artwork: 9.0

Storyline: 8.5

Character Development: 9.0

Overall: 8.9


Posted at 12:55 am by Miburo
Beri komentar disini!  

Next Page